Bupati Paksa Dirut PDAM Mundur

Setelah nanti Pak Sofyan mau mundur karena dipaksa mundur Bupati. Kasus hukum masalah rekayasa hasil tes psikotes di Pusdiklat Surabaya tetap berjalan

Bupati Paksa Dirut PDAM Mundur
surya/doni prasetyo
MOGOK - Karyawan PDAM Lawu Tirta Magetan melakukan mogok kerja saat Sofyan dilantik untuk kedua kalinya sebagai Dirut PDAM Lawu Tirta karena dianggap arogan, Sabtu (10/5/2014).

SURYA Online, MAGETAN - Bupati Magetan Sumantri berjanji akan memaksa Sofyan, Direktur Utama (Dirut) PDAM Lawu Tirta yang baru dilantik Jumat (9/5/2014), untuk mundur dari jabatannya paling lambat Selasa (13/5/2014).

"Bupati berjanji, Selasa (13/5/2014), Pak Sofyan harus menandatangani surat pengunduran diri itu," kata Asmar Multy, Koordinator Aksi Karyawan PDAM Lawu Tirta kepada Surya, Sabtu (10/5/2014).

Surat pengunduran diri itu sudah dibuat dan tinggal di sodorkan ke Dirut PDAM Lawu Tirta Sofyan. "Saat ini surat itu sudah dibawa Kepala Bappeda, Pak Marjoko. Dia (Marjoko) pejabat yang diperintahkan Bupati untuk menjadi mediator masalah ini," kata pria kelahiran Riau ini.

Dikatakan Asmar, Bupati Magetan yang sebelumnya berjanji tidak akan melantik Sofyan sebagai Dirut PDAM Lawu Tirta untuk kedua kalinya sempat kaget dengan pelantikan Sofyan.

"Awalnya kami berprasangka buruk kepada Bupati Sumantri tapi setelah kami menemui usai pelantikan, kelihatannya sungguh-sungguh. Kita tunggu saja dulu," kata Asmar.

Meski Sofyan kini dilantik dan Bupati berjanji akan memaksanya mundur paling lambat Selasa (13/5/2014), persoalan hukum terkait ujian psikotes di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Surabaya yang dilakukan karyawan PDAM Lawu Tirta tetap berjalan.

"Setelah nanti Pak Sofyan mau mundur karena dipaksa mundur Bupati. Kasus hukum masalah rekayasa hasil tes psikotes di Pusdiklat Surabaya tetap berjalan," jelas Asmar.

Kini, lanjut Asmar, karyawan PDAM yang berjumlah kurang lebih 800 orang itu, menunggu janji Bupati Magetan karena mereka menganggap pernyataan Bupati sebelumnya juga diingkari.

"Siapa tahu ini nanti juga tidak ditempati. Tapi kalau yang kedua ini ingkar lagi. Masalahnya bisa masuk pidana karena kebohongan publik," katanya.

Bupati Magetan Sumantri yang dikonfirmasi usai melantik Sofyan sebagai Dirut PDAM Lawu Tirta yang kedua kalinya menyatakan, menjamin tidak akan ada demo terkait pelantikan Sofyan. "Saya jamin tidak akan ada demo. Ini sesuai mekanisme yang harus dijalani," katanya kepada wartawan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved