Ujian Nasional 2014
Kelulusan Siswa SD Ditentukan Nilai Rata-Rata Rapor
Mereka hanya melaksanakan ujian sekolah (US) yang pelaksanaannya dilakukan masing-masing sekolah.
Penulis: Musahadah | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Ketika siswa SMA dan SMP harus berjuang mati-matian di ujian sekolah untuk bisa lulus, siswa Sekolah Dasar (SD) bisa sedikit santai.
Hal itu disebabkan karena mulai tahun ini unas tidak berlaku di tingkat SD.
Mereka hanya melaksanakan ujian sekolah (US) yang pelaksanaannya dilakukan masing-masing sekolah.
US inipun tidak menjadi penentu utama kelulusan. US yang mengujikan tiga mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA) hanya menyumbangkan 30 persen nilai kelulusan.
Sementara persentase yang lebih besar (70 persen) ditentukan dari nilai rata-rata rapor.
Kabid TK, SD dan PK, Dinas Pendidikan Jawa Timur Nuryanto mengungkapkan nilai rapor yang akan dijadikan pertimbangan hanya kelas IV, V dan VI.
"Untuk penentuan kelulusan ini antara sekolah yang satu dan sekolah lainnya bisa berbeda tergantung kondisi siswanya. Namun provinsi menetapkan sekurang-kurangnya nilai rata-rata kelulusannya 5,5," terangnya.
Dengan sistem penilaian dan kelulusan seperti ini, lulusan SD yang hendak melanjutkan ke jenjang SMP harus mengikuti sistem yang ditetapkan sekolah yang bersangkutan.
Dan bisa jadi masing-masing SMP akan berbeda dalam sistem penerimaan siswa barunya.
"Mereka bisa saja memakai ijazah, bisa juga hanya memakai hasil US. Atau mereka juga menggunakan dua-duanya. Terserah masing-masing SMP menentukannya," tandasnya.
Terkait US yang akan digelar pada 19 hingga 21 Mei 2014 mendatang itu, sampai sejauh ini tidak mengalami kendala.
Saat ini, soal-soal sudah mulai dicetak di PT Jasuindo, Sidoarjo. Jumlah soal yang dicetak disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan mengikuti US ditambah peserta Kejar Paket A.