Penyebar Tak Tahu Kunci Jawaban Unas Dikomersialkan
”Awalnya saya tidak tahu jika di Surabaya ternyata dijual. Kalau di Lamongan tidak dijual,” kata Abid.
Penulis: Haorrahman | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Dalam pemeriksaan di Polrestabes Surabaya, Abid mahasiswa Politeknik Perkapalan Surabaya (PPNS) mengaku tidak mengetahui jika kunci jawaban ternyata dikomersialkan di Surabaya.
”Awalnya saya tidak tahu jika di Surabaya ternyata dijual. Kalau di Lamongan tidak dijual,” kata Abid.
Awalnya pada 2012 lalu, Abid memberikan kunci jawaban secara gratis. Ini dikarenakan untuk membantu siswa-siswa yang sedang mengikuti Unas.
Namun, Abid mendapat uang terima kasih. Itulah yang membuat di tahun-tahun berikutnya, Abid mulai memasang harga. Tahun ini Abid mendapat Rp 75 juta dari penjualan kunci jawaban Unas.