Mading Kreatif Remaja Masjid

Saatnya dakwah dikemas dalam gaya dan bahasa anak mudah agar mereka tak segan datang ke masjid. Caranya? Manfaatkan majalah dinding masjid!

Mading Kreatif Remaja Masjid
Eko Prasetyo

Oleh : Eko Prasetyo
Pengajar di Sirikit School of Writing
editor.eko@gmail.com

Bagi sekolah, majalah dinding (mading) menjadi media penting sebagai wadah kreativitas siswa. Selain menyajikan informasi dan berita kegiatan sekolah, mading dapat dipakai sebagai media penyaluran minat dan bakat remaja.

Namun, selama ini mading masih dipandang sebelah mata. Terbukti masih ada sekolah yang belum memiliki media informasi seperti majalah sekolah dan mading. Padahal, jika dibandingkan dengan majalah sekolah, mading termasuk lebih murah secara pembiayaan. Bila kreatif, mading pun bisa dibuat dari bahan-bahan tak terpakai yang didaur ulang.

Di Surabaya setiap tahun ada lomba mading antar pelajar yang dihelat sekolah maupun perusahaan media. Ini merupakan ajang adu kreativitas para anak muda metropolis lewat media majalah dinding. Ada kategori mading 2D dan 3D.

Setidaknya hal ini juga bisa dilakukan oleh para remaja masjid. Jamak diketahui selama ini banyak masjid yang belum memiliki media informasi seperti mading. Kalaupun ada, kemasannya kurang menarik sehingga tidak mampu menarik minat jamaah untuk membaca informasi yang disajikan.

Untuk itu, akan menarik apabila ada lomba mading kreatif untuk remaja masjid. Diharapkan mereka dapat mengembangkan wawasan dan kemampuan jurnalistik lewat media ini dan mengoptimalkan fungsi mading sebagai penyedia informasi bagi jamaah. Di sisi lain, tentu saja ini diperlukan sebagai salah satu upaya menyampaikan dakwah.

Tags
dakwah
Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved