Pengambilan Kaos, Stiker Caleg Kemauan Warga Sendiri

"Saya diminta tolong Bu Inung untuk mengantarkan ke rumah pak Dodik mengambil kaos," jelas Khusnul,

Pengambilan Kaos, Stiker Caleg Kemauan Warga Sendiri
surya/Sylvianita Widyawati
Sidang caleg DPRD Kabupaten Malang, Dodik Herdiyanto di PN Kepanjen, Kamis (24/4/2014). 

SURYA Online,MALANG - Di persidangan kasus pelanggaran pidana pemilu dengan terdakwa caleg DPRD Kabupaten Malang dari Partai Demokrat, Dodik Herdiyanto terungkap bahwa ia tidak mencari warga untuk memberikan kaos, stiker dan uang tunai.

Namun warga yang mendatangi rumahnya karena ingin melihat kampanye Presiden SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen pada Sabtu (22/3/2014) sore.

Warga Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen akhirnya ada yang datang ke rumah Dodik.

"Saya diminta tolong Bu Inung untuk mengantarkan ke rumah pak Dodik mengambil kaos," jelas Khusnul, saksi dalam persidangan di PN Kepanjen, Kamis (24/4/2014).

Ia mau mengantarkan karena Khusnul adalah tetangganya. Khusnul mengaku tidak kenal Dodik dan mendapat penjelasan bahwa pria itu adalah caleg Demokrat.

Sampai di rumah Dodik, mereka mendapat kaos sebanyak 20 buah. Sebelum meninggalkan rumah, Dodik memberikan uang Rp 600.000 untuk uang transport ke Stadion Kanjurahan Kepanjen.

Karena 20 kaos habis dibagi ke tetangga sekitar Inung, diambil lagi 10 kaos pada tahap kedua.

Total ada 30 kaos. Uang Rp 600.000 kemudian ditukarkan nominal lebih kecil agar per penerima kaos dapat uang transport Rp 20.000.

Selain itu, Khusnul mengaku di persidangan berinisiatif sendiri mengambil stiker seukuran kartu pos bergambar caleg itu. Bukan atas suruhan Dodik.

Tidak ada pernyataan satupun dari Dodik untuk memilihnya dengan pemberian tersebut. Khusnul kemudian mengambil satu kaos, stiker dan dapat uang Rp 20.000.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved