Pelanggaran Kampanye Caleg Demokrat Disidangkan

"Legal draft sudah kami susun sebelumnya, jadi bisa cepat disusun," terang Gunadi.

Pelanggaran Kampanye Caleg Demokrat  Disidangkan
surya/David Yohanes
Christea (kanan) dan kuasa hukumnya, Gunadi Handoko, Kamis (24/4/2014). 

SURYA Online,MALANG- Tersangka pelanggaran tindak pidana pemilu dengan tersangka caleg Demokrat, Christea Frisdiantara disidangkan, Kamis (24/4/2014) di Pengadilan Negeri Kota Malang.

Sidang yang digelar sekitar pukul 10.15 WIB berjalan sekitar lima menit.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Christea melanggar pasal 299 junto pasal 86 Undang-undang 8 tahun 2012 tentan Pemilu DPR, DPD dan DPRD.

Christea terancam hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 10 juta.

Usai pembacaan dakwaan, kuasa hukum Christea, Gunadi Handoko meminta waktu tiga jam untuk menyusun eksepsi.

"Legal draft sudah kami susun sebelumnya, jadi bisa cepat disusun," terang Gunadi.

Sebelum persidangan dimulai, puluhan massa pendukung Christea mendatangi PN Malang.

Para pendukung ini juga memenuhi ruang sidang Garuda, tempat persidangan berlangsung.

"Kami tidak pernah melakukan pengerahan massa. Kami juga tidak tahu apakah mereka simpatisan atau pendukung klien kami," tandas Gunada Handoko.

Christea menjadi tersangka, dengan tudingan melakukan kampanye di area pendidikan, Yayasan Bhakti Luhur.

Selain Christea, caleg PKPI, Edy Prajitno juga melakukan tindak pidana yang sama. Edy sudah divonis empat bulan percobaan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved