Barkla Pesta Gol ke Gawang FDS
Pesta gol Barkla ke gawang FDS ini mengantarkannya memetik kemenangan keduanya di musim ini.
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, SURABAYA – Barkla FC mampu bangkit dari keterpurukan di Divisi I LFA Jatim V. Setelah dijegal Estrella IFC dengan skor 2-3 di pekan lalu, kini Barkla mampu menumbangkan Futsal Delta Sakti (FDS) 8-3, di Gool Futsal Surabaya, Minggu (20/4/2014).
Pesta gol Barkla ke gawang FDS ini mengantarkannya memetik kemenangan keduanya di musim ini. Sebelumnya, Barkla menelan satu kali kekalahan dan satu kali seri. Sedangkan bagi FDS, kekalahan dari Barkla adalah kekalahannya yang kedua. FDS baru memetik satu kemenangan dari tiga laganya.
Delapan gol Barkla masing-masing dikemas Gusti Dian hattrick di menit 7, 24, dan 37, kemudian Ari Agung menit ke 11 dan 21, Zaenal Abidin menit 17 dan 19, serta Adi Negoro menit ke-36. Sementara tiga gol FDS dipetik oleh Andika menit ke-19, Rengga menit ke-26, dan Aditya menit ke-35.
“Delapan gol belum membuat saya pribadi puas. Seharusnya anak-anak bisa mencetak gol lebih dari delapan,” sesal Ambar Supriyanto, usai pertandingan. Menurut Supri—sapaan akrabnya—pemain Barkla tidak sanggup menyelesaikan seluruh peluang yang didapat. Adi Negoro dkk tampak terburu-buru dalam memanfaatkan peluang-peluang yang didapat. “Kami menghadapi persoalan klasik, anak-anak lemah dalam finishing touch,” kata Supri.
Dijelaskan Supri, transisi dari serangan ke bertahan Barkla juga tidak rapi. Dari sinilah, Barkla harus rela dibobol FDS dengan tiga gol. “Ini adalah tiga gol yang tidak penting. Seharusnya tidak perlu terjadi jika transisi pemain rapi,” kata Supri.
Ditambahkan Supri, yang menjadi catatan pentingnya adalah bahwa Barkla masih suka meremehkan lawan yang levelnya berada jauh di bawah mereka. Maklum, dari segi jam terbang, FDS memang miskin pengalaman.
FDS musim ini berpredikat sebagai debutan setelah membeli slot yang ditinggalkan FFC Sidoarjo.
“Anak-anak masih suka meremehkan lawannya, Mas. Ini yang membuat saya tidak respect. Lain kali, saya tidak ingin hal ini terulang lagi,” pungkas Supri.