Rabu, 8 April 2026

Kalah di Kandang, Persikmania Tuntut Pelatih Dipecat

Aksi suporter itu sejauh ini tidak mendapatkan tanggapan dari jajaran manajemen Persik.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Adi Agus Santoso

SURYA Online, KEDIRI - Ratusan suporter Persikmania berunjuk rasa di pintu keluar Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (16/4/2014), menyusul kekalahan Persik atas Semen Padang 1 - 2.

Para suporter mendesak manajemen untuk memecat pelatih Aris Budi dan asisten pelatih, karena membuat Persik semakin terpuruk. Massa meneriakkan yel-yel menuntut manajemen segera bersikap dan sempat memblokir pintu keluar yang digunakan pemain masuk ke bus.

Ratusan petugas keamanan bersama anjing anti huru hara kemudian dikerahkan untuk mengusir massa. Mengetahui hendak dibubarkan paksa aparat, ratusan suporter kemudian berlarian membubarkan diri. Aksi suporter itu sejauh ini tidak mendapatkan tanggapan dari jajaran manajemen Persik.

Sementara Asisten pelatih Andi Sukrian yang dikonfirmasi terpisah menyatakan, dirinya siap mundur jika diminta manajemen. "Kami sebenarnya sudah berusaha maksimal untuk menangani skuad Persik. Namun hasil akhirnya kami gagal mendapatkan kemenangan dari pemain lawan," ujarnya.

Diakui Andi Sukrian, kalah dari tim lawan di kandang sendiri memang sangat menyakitkan. "Secara pribadi kami malu kepada suporter dan masyarakat Kediri karena tidak dapat mempersembahkan kemenangan," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Tags
Arcamanik
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved