Liputan Khusus Klenik Politik
Caleg Ini Pilih ke Lokasi Ngalap Berkah Yang Tak Ramai
Tempat ini adalah lokasi yang diyakini tempat makam Raja Airlangga. Sama seperti Siti Inggil di Trowulan, setiap waktu tertentu dipadati caleg.
SURYA Online, MOJOKERTO - Yunus Suprayitno, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto termasuk yang percaya dengan ngalap atau mencari berkah tersebut.
Bahkan upaya agar dirinya terpilih kembali untuk caleg mendatang juga melakukan ngalap berkah ini.
“Saya lebih suka ke tempat yang tidak terlalu ramai agar lebih yakin. Tidak ke Jolo Tundo atau Siti Inggil,” tambah Yunus.
Jolo Tundo di Kecamatan Trawas yang disebut Yunus itu memang selalu dibanjiri caleg.
Tempat ini adalah lokasi yang diyakini tempat makam Raja Airlangga.
Sama seperti Siti Inggil di Trowulan, setiap waktu tertentu selalu dipadati caleg.
Mereka datang ke tempat ini dengan satu tujuan, sukses menjadi anggota dewan.
Sementara itu, caleg PDIP lainnya untuk wilayah Kabupaten Mojokerto Setya Puji Lestari, lebih memilih memaksimalkan pertemuan dengan konstituen dan masyarakat ketimbang pergi ke tempat-tempat khusus untuk melakukan ritual tertentu.
“Kalau untuk menguatkan mental dan optimisme saya setuju. Biar tak stres atau depresi. Tapi kalau harus melakukan ritual, saya lebih baik tidak,” kata perempuan yang juga Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto.
Namun untuk menemui masyarakat saat ini tidak mudah. Menurut Puji, hampir semua masyarakat saat ini pragmatis.
Bahkan kini pragmatisnya berlebihan. Setiap caleg yang ke kampung-kampung selalu dimintai uang.
“Kami juga terpanggil untuk mencerahkan pemilih. Makanya, saya lebih sering memberinya senyum ketimbang uang,” kata Puji yang kini maju lagi.
Karena pragmatisme berlebihan itu, kondisi ini berakibat pada suasana kampanye terbuka saat ini sepi.
Diakui, semua orang kini menghitung dengan uang. Setiap caleg turun ke masyarakat selalu minta uang.
“Karena eranya sudah demikian mau apalagi. Saya anggap itu merupakan sedekah,” kata Puji. (fai)