Jumat, 12 Juni 2026

Kompetisi Membuat Kapal Mini Kontrol ITS

Mirip Kontes Kapal Mini Sungguhan

Perlombaan akan dilakukan dalam dua sesi, di mana peserta bisa melakukan perlombaan ulang untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan.

Tayang:
Penulis: Musahadah | Editor: Parmin

SURYA Online, SURABAYA – Sebanyak 45 kapal mini kontrol beradu ketangkasan dan kecepatan dalam National Ship Design and Race Competition (Nasdarc) di kolam Graha 10 November ITS, Surabaya, Jumat (21/3/3014). Acara ini digelar sebagai rangakaian Semarak Mahasiswa Perkapalan (Sampan) 8 ITS. Dari 45 peserta ini dibagi dalam tiga region.

Ketua Panitia Lomba Mikael Anggoro mengatakan, di lomba ini masing-masing peserta diuji ketangkasan dan keahlian dalam membuat prototype kapal kontrol mini. “Di lomba ini kami mengusung tema Luxury Boat dengan konsep kapal pesiar mini laiknya pertandingan kontes kapal mini sungguhan,”katanya.

Tema ini sengaja dibuat untuk menyamakan frekuensi antar peserta. Karena ada  Nasdarc sebelumnya yang tidak mengusung tema membuat peserta tidak mempunyai batasan dalam membuat kapal.  Selain itu juga untuk untuk menghindari bentuk kapal yang tidak sesuai dengan kapal sungguhan.

Ada dua kategori penilaian dalam perhelatan ini, yaitu desain kapal dan perlombaan. Nilai estetika dan proporsional kapal yang menyesuaikan dengan kapal sungguhan menjadi poin dalam kategori desain kapal. Sedangkan, untuk kategori lomba, ketangkasan driver (pengemudi kapal kontrol) berpacu dengan waktu melewati rintangan menjadi poin akumulasinya.

Bedanya, untuk perlombaan menggunakan sistem poin berbasis waktu. Di mana para peserta mendapatkan poin setiap melewati rintangan dengan sempurna. ”Terdapat tiga rintangan yang harus dilalui peserta yaitu manuver, zigzag dan ketepatan posisi,”ujar mahasiswa Teknik Perkapalan 2012.
Di lomba ini juga diberlakukan sistem penalti untuk kapal yang menyentuh rintangan.

“Peserta yang berhasil melewati seluruh rintangan akan mendapatkan nilai maksimal 300,”imbuhnya.

Perlombaan akan dilakukan dalam dua sesi,  di mana peserta bisa melakukan perlombaan ulang untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan. “Yang diambil penilaian pun sesi perlombaan yang mendapatkan poin terbesar,” ungkap mahasiswa asal Surabaya ini.

Budi Eka, peserta asal Institut Teknologi Nusantara (ITN) Malang mengatakan, perlombaan ini salah satu hal yang bagus untuk mencari pengalaman. DI lomba ini kesiapan mental dan latihan benar-benar diuji.

“Evaluasi setiap latihan sangat penting sebelum mengikuti lomba ini,” ujar anggota Uber Alles Roboboat Team.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved