Kota Batu Bangun Kondotel Rp 300 M

"Bisa menjadi tempat bernostalgia. Apalagi, dulu Batu merupakan tempat peristirahatan orang-orang Belanda,”

Kota Batu Bangun Kondotel Rp 300 M
MAKET - Investor menunjukkan maket Hollandpark, kepada Wali Kota Eddy Rumpoko usai presentasi di Jambuluwuk Resort, Kamis (13/3/2014).

SURYA Online, BATU - Tahun ini, PT Sunrise bekerja sama dengan PT Alam Persada Property mulai merealisasikan pembangunan kondominium dan hotel (kondotel), dengan fasilitas bintang lima dengan investasi Rp 300 miliar.

Direktur Alam Persada Property, Dion Gunawan mengatakan, Batu menjadi bidikan investasi kondomium karena jumlah kunjungan wisatawannya sudah mengalahkan Bali. Apalagi, di Kota Batu masih memiliki udara yang sejuk, pemandangan alam yang indah, serta dekat dengan kota besar seperti Surabaya.

Kondotel yang nantinya berlabel Hollanpark, akan berdiri di lahan seluas 2 hektare. Lokasinya di Kelurahan Sisir, tepatnya di belakang obyek wisata Jatim Park 1 dan dekat Perumahan Panderman Hills. "Kota Batu sudah menjadi tujuan wisatawan lokal dan asing. Kami dari Hollandpark ingin menjadi ikon Kota Batu, dalam rangka meningkatkan ekonomi dan pembangunan di kota ini,” papar Dion usai presentasi dihadapan Wali Kota Eddy Rumpoko di Jambuluwuk Resort, Kamis (13/3/2014).

Hadir dalam kesempatan itu, Owner Representative PT Sunrise Internasional Persada (perusahaan pemrakarsa) Martinus Suwito, Direktur PT Sunrise Internasional Persada Sonny Njonoriswondo, Komisaris PT Sunrise Internasional Persada Linggarjanto Budi Oetomo, CEO PT Alam Persada (Developer) Aditya KN, serta Direktur PT Alam Persada Dion Gunawan.

Martinus Suwito menyebut, pihaknya ingin memberikan fasilitas bintang lima untuk memberikan pelayanan kepada wisatawan manca negara. Nantinya ada fasilitas seperti ruang pertemuan dengan kapasitas ratusan orang, tempat pernikahan, serta 258 kamar.

Nuansa yang akan dibangun di kondotel itu nantinya seperti kondotel di Belanda. Beberapa fasilitas seperti taman di dalam kondotel, tempat pernikahan, serta suasana persis di negeri kincir angin itu. "Bisa menjadi tempat bernostalgia. Apalagi, dulu Batu merupakan tempat peristirahatan orang-orang Belanda,” kata Martinus sembari mengatakan, pembangunan selesai tahun 2017.

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko mendukung investor yang berinvestasi di Batu termasuk Hollandpark. Dengan banyaknya investasi hotel dan obyek wisata, memudahkan wisatawan mencari tempat yang harganya kompetitif. “Nanti ada tujuh hotel, enam obyek wisata, dan tiga kondotel yang dibangun dengan konsep berbeda. Sehingga wisatawan yang berkunjung ke sini, akan memiliki banyak pilihan,” katanya.

Tags
Condotel
Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved