Pencuri Cilik Ajak Sembilan Siswa Beraksi di Sejumlah TKP
Para kepala desa dari desa pelaku serta orang tuanya, Jumat siang tadi juga didatangkan ke polres
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, LAMONGAN – Meski masih anak, Bs (15) seorang pelajar asal Desa Bakalrejo Kecamatan Sugio mempunyai pengaruh yang sangat kuat pada teman – teman seusianya. Sebanyak sembilan pelajar usia belasan tahun yang masih duduk di kelas 3 sebuah Tsanawiyah berhasil diajak melakukan pencurian.
Kesembilan siswa yang terlibat pencurian di beberapa tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (7/3/2014) harus berurusan dengan polisi setelah Kamis (6/3/2014), sehari sebelumnya Bs ditangkap polisi lantaran terlibat dalam aksi pencurian disel di Waduk Gondang Kecamatan Sugio.
Sembilan anak itu di antaranya, Af (14), At (14), Of (14), Ma (14), Kn (14), Me (14), Sh (14), Bg (14) dan Mr (14) mengaku berani mencuri karena ajakan Bs. Peran dan objek yang dicuri masing – masing berbeda TKP dan barang yang diembatnya.
Semula hanya mencuri beberapa helm, burung dan kemudian meningkat hingga disel berbahan bakar premium milik korban Sutono (45) yang dicurinya di lokasi Waduk Gondang Sugio. Namun naas dari aksi di Waduk Gondang itu menjadi awal tertangkapnya jaringan pencuri yang masih anak – anak ini.
Kali pertama yang ditangkap adalah Bs kemudian berkembang ke Mr, Bg dan Sh karena kasus pencurian disel. Saat diinterograsi semalam, Bs mengakui kalau tiga bulan sebelumnya ia pernah mengajak enam temannya untuk mencuri helm dan burung.
Kesembilan temannya itu diakui mau mencuri karena dipengaruhinya. Dan perannya tidak berat seperti Bs yang sebagai eksekutor. Kalau Sembilan lainnya itu, ada yang berperan menjaga sepeda motor, membawakan barang hasil curian dan menjualnya.“Sebenarnya kejadian mencuri helm itu sudah lama, sekitar tiga bulan lalu,” aku Af kepada Surya saat di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Para kepala desa dari desa pelaku serta orang tuanya, Jumat siang tadi juga didatangkan ke polres. Mereka mengaku siap membina Kenakalan anak- anak yang masih sekolah tersebut.
Dari pemeriksaan sementara kesembilan tersangka itu mengakui jika mereka baru sekali mencuri atas ajakan Bs. Wakapolres Kompol Yudhistira Midyahwan ditemui Surya mengungkapkan, polisi masih mengembangkan penyelidikan terkait kasus pencurian yang dilakukan anak – anak yang masih usia sekolah ini.”Tentu akan didalami sejauh mana mereka sampai berani mencuri. Dan pengakuan mereka juga baru sekali mencuri,”kata Yudhistira Midyahwan.