Kamis, 9 April 2026

Pencuri Cilik Ajak Sembilan Siswa Beraksi di Sejumlah TKP

Para kepala desa dari desa pelaku serta orang tuanya, Jumat siang tadi juga didatangkan ke polres

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Satwika Rumeksa

SURYA Online, LAMONGAN – Meski masih  anak, Bs (15) seorang pelajar asal Desa Bakalrejo Kecamatan Sugio mempunyai pengaruh yang sangat kuat pada teman – teman seusianya. Sebanyak sembilan pelajar usia belasan tahun yang masih duduk di kelas 3 sebuah Tsanawiyah berhasil diajak  melakukan  pencurian.

Kesembilan siswa yang terlibat pencurian di beberapa tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (7/3/2014) harus berurusan dengan polisi setelah Kamis (6/3/2014), sehari sebelumnya  Bs ditangkap polisi lantaran terlibat dalam aksi pencurian disel di Waduk Gondang Kecamatan Sugio.

Sembilan anak itu di antaranya,  Af (14), At (14), Of (14), Ma (14), Kn (14), Me (14), Sh (14), Bg (14) dan Mr (14) mengaku berani mencuri karena ajakan Bs. Peran dan objek yang dicuri masing – masing berbeda TKP dan barang yang diembatnya.

Semula hanya mencuri  beberapa helm, burung dan kemudian meningkat hingga disel berbahan bakar premium milik korban Sutono (45)  yang dicurinya di lokasi Waduk Gondang Sugio. Namun naas dari aksi di Waduk Gondang itu menjadi awal tertangkapnya jaringan pencuri yang masih  anak – anak ini.

Kali pertama yang ditangkap adalah Bs kemudian berkembang ke  Mr, Bg dan Sh karena kasus pencurian disel.  Saat diinterograsi semalam, Bs mengakui kalau tiga bulan sebelumnya ia pernah mengajak enam temannya untuk mencuri helm dan burung.

Kesembilan temannya itu diakui mau mencuri karena dipengaruhinya. Dan perannya tidak berat seperti Bs yang sebagai eksekutor.  Kalau Sembilan lainnya itu, ada yang berperan menjaga sepeda motor, membawakan barang hasil curian dan menjualnya.“Sebenarnya  kejadian mencuri  helm itu sudah lama, sekitar tiga bulan lalu,” aku Af kepada Surya saat di ruang  Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Para kepala desa dari desa pelaku  serta orang tuanya, Jumat siang tadi juga didatangkan ke polres. Mereka mengaku siap membina Kenakalan anak- anak yang masih sekolah tersebut.

Dari pemeriksaan sementara kesembilan tersangka itu  mengakui jika  mereka baru sekali mencuri atas ajakan Bs.  Wakapolres Kompol Yudhistira Midyahwan ditemui Surya mengungkapkan, polisi masih mengembangkan penyelidikan  terkait kasus pencurian yang dilakukan anak – anak yang masih usia sekolah ini.”Tentu akan didalami sejauh mana mereka sampai berani mencuri. Dan pengakuan mereka juga baru sekali mencuri,”kata Yudhistira Midyahwan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved