SNMPTN 2014
Banyak SMK Tak Mengisi PDSS karena Siswanya Ingin Bekerja
SMK-SMK ini lebih memprioritaskan bagaimana lulusannya diterima di dunia kerja dibandingkan melanjutkan ke PTN.
Penulis: Musahadah | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Ditemui terpisah, Kabid Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Jatim Hudiono mengatakan, banyaknya SMK yang tidak mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) karena memang bukan prioritas.
SMK-SMK ini lebih memprioritaskan bagaimana lulusannya diterima di dunia kerja dibandingkan melanjutkan ke PTN.
”Dan kami tidak bisa memaksakan karena itu otonomi sekolah dan siswanya,”kata Hudiono, Jumat (7/3/3014).
Hudiono tidak membantah keengganan SMK mengikuti SNMPTN juga disebabkan karena terbatasnya program studi di PTN yang bisa dipilih.
Seperti ITS yang melarang enam prodi dari 22 prodi yang ada dipilih lulusan SMK. Begitu juga Unair yang tidak membolehkan lima prodinya dimasuki lulusan SMK.
Padahal ada jurusan-jurusan tertentu yang terkait dengan prodi tersebut. Seperti jurusan SMK Keperawatan Gigi yang ternyata tidak boleh memilih prodi Pendidikan Dokter Gigi.
”Terlepas dari itu, alasan yang paling banyak karena memang lulusan SMK ini lebih difokuskan masuk dunia kerja,”tukasnya.