Simulasi Pengamanan Pemilu di Jombang, Perusuh Ditembak Kakinya

Ratusan massa pendukung salah satu calon anggota legislatif (caleg) bentrok dengan polisi saat massa menggelar demonstrasi

Penulis: Sutono | Editor: Heru Pramono
Simulasi Pengamanan Pemilu di Jombang, Perusuh Ditembak Kakinya
surya/sutono
Suasana saat simulasi pengamaman pemilu di depan DPRD Jombang. Massa ‘bentrok’ dengan polisi.

SURYA Online, JOMBANG - Ratusan massa pendukung salah satu calon anggota legislatif (caleg) bentrok dengan polisi saat massa menggelar demonstrasi di DPRD Jombang. Demonstran menuntut pelantikan caleg terpilih dibatalkan.

Dalam aksi itu, massa yang berbuat anarkistis dihalau menggunakan water canon. Beberapa orang provokator ditangkap. Bahkan, satu orang ditembak dengan peluru karet karena melakukan penjarahan terhadap mobil boks bermuatan barang elektroni.

Bentrok ratusan massa dengan polisi tersebut merupakan bagian simulasi pengamanan menghadapi Pemilu 9 April mendatang. Simulasi digelar di depan kantor DPRD Jombang, Jalan Wahid Hasyim, Kamis (27/2/2014).

Dalam simulasi, ratusan massa datang ke kantor DPRD menyampaikan aspirasi dan protes karena pemilu dianggap penuh kecurangan. Mereka menuntut pelantikan caleg terpilih. Saat itu memang dilakukan pelantikan anggota DPRD Jombang hasil Pemilu 2014.

Karena merasa tidak direspon sesuai tuntutan, massa marah dan melempari polisi yang membentuk barikade dengan batu dan botol bekas minuman. Dalam simulasi, batu dan botol minuman itu diwujudkan dalam wujud gulungan kertas.

Bentrokan massa dan polisi tidak terhindarkan. Massa berhasil dipukul mundur ketika satu kompi pasukan Brimob yang dilengkapi water canon datang. Semprotan air membuat pendemo tunggang-langgang.

Meski dipukul mundur, ulah pendemo masih nekat. Di perempatan Taman Kebonrojoo, sebagian dari mereka menjarah mobil boks bermuatan barang elektronik.

Petugas yang datang segera memberikan tembakan peringatan. Karena tak tidak digubris, petugas menembak seorang perusuh dengan peluru karet pada kakinya. Selanjutnya, perusuh tersebut diamankan. Selain itu beberapa lainnya diringkus tanpa tembakan.

Kapolres Jombang AKBP Tri Bisono Soemiharso mengungkapkan, simulasi dilakukan guna melihat kesiapan anggota pengamanan pemilu. "Kami menurunkan seribu lebih personel untuk mengamankan pemilu di Jombang,” kata Tri Bisono.

Tampak hadir dalam simulasi yang berlangsung meriah itu Bupati Jombang Nyono Suharli, jajaran Forum Pimpinan Daerah, KPUD dan Panwaskab setempat. Selama berlangsung simulasi, penggal jalan depan kantor DPRD ditutup, dan lalu lintas dialihkan lewat jalur lain.

Tags
perusuh
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved