Agus Lewier : Istri Saya di Bawah Tekanan dan Kekuasaan
Sebagai ibu yang baik seharusnya Mariana mendampingi Yuliana, bukan mendampingi keluarga Mangisi memberikan keterangan pers
SURYA Online, AMBON - Agus Lewier (60) menduga istrinya, Mariana Karelau-Lewier berada di bawah tekanan keluarga Brigjen (Purnawirawan) Mangisi Situmorang dan istrinya M.
Agus merupakan ayah Yuliana Lewier (19), satu dari 16 PRT yang berhasil lolos dan melaporkan kasus penyekapan di rumah Mangisi.
"Sepertinya istri saya berada dibawah tekanan dan kekuasaan keluarga Brigjen Mangisi Situmorang," kata Agus Lewier di Ambon, Selasa (25/2/2014).
Menurut Agus, seharusnya istrinya keluar dari rumah jendral polisi tersebut dan mendampingi anaknya Yuliana Lewier yang saat ini diamankan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), agar terhindar dari hal-hal tidak diinginkan.
"Sebagai ibu yang baik seharusnya Mariana mendampingi Yuliana, bukan mendampingi keluarga Mangisi memberikan keterangan pers sebagai bentuk pembelaan diri," katanya.
Agus mengaku terus mengikuti perkembangan penyelesaian kasus penyekapan anaknya bersama 15 PRT di rumah mewah Mangisi di Blok C5 nomor 18, Jalan Danau Matana, Kompleks Duta Pakuan, Tegal Lega, Kota Bogor, dari televisi.
Sebelumnya, ia istrinya bersama Brigjen Mangisi dan istrinya Muriata Situmorang saat memberikan klarifikasi kepada media.
Karena itu, Agus berharap LPSK juga dapat mengambil langkah untuk membebaskan istrinya dari kungkungan keluarga Mangisi Situmorang, sekaligus memberikan perlindungan kepadanya, sama seperti yang dilakukan kepada anaknya Yuliana Lewier.
Kasus ini berawal saat Yuliana berhasil keluar dari rumah Mangisi dan melaporkan kekerasan fisik yang dialaminya bersama 15 PRT lainnya ke Polres Bogor Kota, Jumat (14/2/2014). (ant)