Breaking News:

Luthfi Ngontel ke Sulawesi

Perjalanan pun direncakan dalam waktu singkat, hanya dua minggu. 10 Februari 2014, pukul 13.00, dimulailah petualangannya menuju Sulawesi

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Wahjoe Harjanto
Luthfi Ngontel ke Sulawesi
dok.pribadi
JELAJAH SEPEDA - Lutfhi Saat berada di pintu masuk Kota Donggala, Sulawesi Tengah.

SURYA Online, MALANG - Luthfi Maizakusuma (19), mahasiswa tingkat akhir jurusan Matematika IKIP Budi Utomo, Kota Malang membulatkan tekad untuk mengelilingi Pulau Sulawesi dengan sepeda onthel sejak 10 Februari 2014, untuk mencari jejak sejarah di pulau tersebut.

Senin (24/2/2014) sore, Vania Wibisono (23) tampak sibuk memainkan tabletnya di sebuah kafe di Jalan Basuki Rahmat. Dia sedang bercengkrama serta mengirim email dengan salah satu koleganya, Lutfhi Maizakusuma.

Nama itu memang terdengar asing ditelinga tapi begitu mendengar kisah petualangannya kita bisa tercengang. "Dia sekarang lagi di Sulawesi. Naik sepeda lho," kata Vania pada Surya.

Vania lalu menunjukkan beberapa foto yang menunjukkan keberadaan Lutfhi di Sulawesi. Ada banyak rupa, pertama saat berada di Pantai Losari, saat dilepas beberapa temannya di rumah Budayawan Djatikoesomo dan foto lainnya saat di Donggala. Bukti ini cukup membuktikan keberadaan Luthfi di Sulawesi saat ini.

Siapa  Lutfhi ? Vania mau membicarakan sedikit latar belakang anak ketiga dari empat bersaudara ini. Lutfi semula adalah mahasiswa biasa berasal dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang datang ke Malang pada 2011 guna menempuh studi di IKIP Budi Utomo.

Namun pertemuannya dengan komunitas Debu Nusantara di Malang membuat kehausan Luthfi akan nusantara tumbuh hingga Tahun 2013, ia nekat berpergian dari Bali ke Malang juga menggunakan sepeda.

Perjalanan kala itu dihabiskan selama dua minggu. Disini Lutfi sempat mengunjungi banyak tempat, bertemu budayawan, mengunjungi pura-pura disana, termasuk bersantai di Pantai Kuta.

Setelah pulang dari sana, Luthfi rupanya masih belum puas. Ia merencanakan kembali berjalan-jalan ke pulau yang belum pernah dikunjunginya. Lagi-lagi, ia memilih berpergian ke Sulawesi dengan sepeda.

Perjalanan pun direncakan dalam waktu singkat, hanya dua minggu. 10 Februari 2014, pukul 13.00, dimulailah petualangannya menuju Sulawesi. Perjalanan ditempuh melalui jalur darat dari Kota Malang menuju Surabaya, selanjutnya ditempuh menggunakan Kapal Pelni menuju Makassar.

Tepat tanggal 12 Februari 2014, Luthfi sampai di Bumi Losari, Makassar. Perjalanan selanjutnya ditempuh dengan sepeda menuju utara Pulau Sulawesi. "Di Segeri Kabupaten Pangkep, Sulsel, (saya) ketemu (Kaum) Bissu dan masuk ke rumah adatnya. Nuansanya begitu sakral," cerita Luthfi.

Lutfhi menjelaskan, selama perjalanan ini dirinya membawa bekal yang cukup serta sudah ada sponsor dari Rodalink yang telah mempersiapkan spare part sepeda. Tak hanya itu, dia juga membawa GPS serta peta. Maklum saja, dia masih asing dengan pulau tersebut.

Lutfhi rencananya ada di Sulawesi selama dua bulan. Dia juga menyempatkan diri untuk mencatat semua cerita perjalanannya di Sulawesi, termasuk membagikan kisah dan foto serunya melalui akun twitter @bikepacker-gila. Bagaimana cerita mahasiswa ini berada disana? tunggu edisi berikutnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved