Wali Kota Malang Berangkatan Kereta Bima
"Peluncuran perjalanan kereta baru Malang-Surabaya ini cukup bagus.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni
SURYA Online, MALANG - Wali Kota Malang, M Anton, memberangkatkan perjalanan perdana kereta Bima jurusan Malang-Surabaya, di Stasiun Kota Malang, Kamis (6/2/2014).
Dalam acara launcing itu, Abah Anton, panggilan akrab Wali Kota Malang, berposisi sebagai petugas pengaturan perjalanan kereta api. Abah Anton membawa bendera dan meniup peluit sebagai tanda kereta mulai perjalanan.
Kereta Bima merupakan kereta eksekutif dengan kapasitas 250 penumpang. Waktu perjalanan kereta itu hanya dua jam. Harga tiket kereta Rp 30.000.
Kereta Bima berangkat dari Stasiun Gubung pukul 06.30 dan tiba di Stasiun Kota Malang, pukul 08.31. Kereta berangkat lagi dari Stasiun Kota Malang pukul 14.25 dan tiba di Stasiun Gubeng pukul 16.27. Kereta Bima akan berhenti di Stasiun Sidoarjo, Lawang, dan Malang.
Abah Anton, mengapresiasi peluncuran kereta baru yang melayani perjalanan Malang-Surabaya. Ia berharap penambahan perjalanan kereta itu dapat memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat.
"Peluncuran perjalanan kereta baru Malang-Surabaya ini cukup bagus. Sebab, masyarakat yang menggunakan transportasi kereta untuk perjalanan Malang-Surabaya banyak," katanya.
Kepala Stasiun Kota Malang, Sudarto, mengatakan, sebenarnya kereta Bima mulai melakukan perjalanan perdana, Rabu (5/2/2014). Namun, perjalanan perdana kereta Bima batal karena ada peristiwa banjir di Porong, Sidoarjo.
"Sekarang baru bisa melakukan perjalanan perdana sekaligus launcing peluncuran kereta Bima jurusan Malang-Surabaya," katanya.
Dikatakannya, saat ini, ada tiga kereta yang melayani perjalanan Malang-Surabaya. Yaitu, kereta Penataran reguler, kereta Penataran Ekspres, dan kereta Bima.
"Kami ingin memberikan pelayanan transportasi umum yang aman, nyaman, dan bebas dari kemacetan di jalan raya," ujarnya.