Jumat, 10 April 2026

Peserta Tender Minim, Penerbangan Perintis di Pedalaman Tertunda

Hanya ada dua operator penerbangan yang mengikuti kegiatan lelang tersebut.

SURYA Online, TIMIKA - Aktivitas penerbangan perintis ke wilayah pedalaman Papua dari Timika hingga kini masih terhenti, karena pelelangan  penerbangan itu hanya diikuti dua perusahaan penerbangan padahal tender itu harus diikuti sedikitnya tiga operator penerbangan.

Kepala Bidang Perhubungan Udara pada Dishubkominfo Mimika, John Rettobdi Timika, Senin (3/2/2014) mengatakan belum terlayaninya penerbangan perintis ke pedalaman Papua karena proses tender belum rampung.

John mengatakan jajarannya sudah dua kali membuka pelelangan penerbangan perintis.  

Hanya ada dua operator penerbangan yang mengikuti kegiatan lelang tersebut yakni Trigana Air untuk rute penerbangan yang dilayani pesawat jenis Twin Otter dan Susi Air untuk rute penerbangan yang dilayani pesawat jenis Grand Caravan.
     
"Selama dua kali proses pelelangan, hanya ada dua operator yang ikut yaitu Trigana Air dan Susi Air. Syarat minimal peserta lelang harus tiga operator," jelas John.
     
Selain minimnya peserta lelang, kendala utama yang menghambat pelayanan penerbangan perintis ke pedalaman Papua lantaran kedua operator penerbangan itu hanya mampu melayani sebanyak 40 kali penerbangan perintis setiap tahunnya.
     
Sementara pihak Kemenhub pada 2013 mengalokasikan anggaran untuk melayani 56 kali penerbangan perintis selama 2014 dengan jumlah rute sebanyak 21 rute ke berbagai tempat di wilayah pedalaman Papua.
     
Penetapan 56 kali penerbangan perintis ke berbagai rute di wilayah pedalaman Papua disesuaikan dengan nilai tukar rupiah pada saat itu.

Sementara saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah melampaui Rp12 ribu/dolar.
     
"Mereka hanya sanggup layani 40 kali penerbangan perintis selama 2014, sementara anggaran yang dikucurkan dari pusat untuk melayani 56 penerbangan perintis," tutur John.
     
Ia memperkirakan pelayanan penerbangan perintis ke wilayah pedalaman Papua baru akan dibuka pada awal Maret 2014. (antara)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved