Pemkab Bojonegoro Tangani Pencemaran Limbah Tahu

Penyemprotan limbah tahu dengan air sudah menghabiskan dua truk tangki sejak sehari lalu,

Pemkab Bojonegoro Tangani Pencemaran Limbah Tahu
antara
Ilustrasi limbah tahu

SURYA Online, BOJONEGORO - Pemkab Bojonegoro, Jatim, menangani pencemaran limbah tahu yang menimbulkan protes warga dengan cara menyemprotkan air di saluran pembuang limbah agar limbah bisa mengalir ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
    
"Pencemaran limbah tahu terjadi disebabkan salurannya tersumbat, sehingga menimbulkan bau busuk yang tercium warga yang pemukimannya berada di sekitar lokasi industri tahu," kata Kepala BPBD Bojonegoro Amir Syahid, Kamis (30/1/2014).

Ia menjelaskan penyemprotan air di saluran pembuang limbah tahu di Desa Ledokkulon, Kecamatan Kota itu merupakan usaha untuk mendorong agar limbah tahu mengalir menuju IPAL agar bau busuk limbah tahu hilang.
    
"Penyemprotan limbah tahu dengan air sudah menghabiskan dua truk tangki sejak sehari lalu, yang akan dilanjutkan hari ini untuk menghilangkan bau busuk," ucapnya, menegaskan.
    
Di lokasi, sejumlah warga melakukan kerja bakti melancarkan saluran limbah tahu

"Panjang saluran limbah tahu ini sekitar 1 kilometer sebesar 16 dim menuju IPAL. Hanya sayangnya IPAL juga tidak berfungsi, sebab rusak," jelas Kepala Desa Ledokkulon, Kecamatan Kota, Sa'ad.
    
Menurut dia, pencemaran limbah tahu yang menimbulkan bau busuk disebabkan 24 unit pengolahan tahu yang dimanfaatkan sekitar 200 perajin tahu tidak disiplin dalam memproses limbah tahu.
    
Seharusnya, limbah tahu diproses terlebih dahulu di empat bak penampungan yang kemudian limbahnya disalurkan melalui pipa pembuang menuju IPAL.
    
Tapi, katanya, perajin tahu dalam membuang limbah tahu langsung menuju saluran pembuang limbah tanpa diproses melalui empat bak penampungan. (antara)

Tags
tahu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved