Gubernur Larang Wali Kota Probolinggo Ubah RTRW
Nah, untuk mengembangkan hal ini Pelabuhan Tanjung Tembaga harus didorong. Onfarm harus dilakukan terlebih dahulu, dan pengolahannya
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Yoni
SURYA Online,SURABAYA – Gubernur Jatim Soekarwo melantik Hj Rukmini, SH, MSi dan HM. Suhadak sebagai Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo periode 2014-2019, Selasa (28/1/2014), di Gedung Islamic Center Kota Probolinggo.
Dalam amanatnya kepada Kepala Daerah baru tersebut, Pakde Karwo mengatakan Kota Probolinggo merupakan daerah yang berkembang dan menjadi tempat transit, selain Lumajang dan Situbondo.
Dengan posisi seperti ini, Kota Probolinggo harus mengembangkan onfarm industri kecil pasca agro.
“Nah, untuk mengembangkan hal ini Pelabuhan Tanjung Tembaga harus didorong. Onfarm harus dilakukan terlebih dahulu, dan pengolahannya dilakukan di sini,” tegasnya, sebagaimana siaran pers yang dikirim ke Surya.
Peluang industri pengolahan, kata Pakde telah menyumbangkan persentase yang cukup besar terhadap PDRB Kota Probolinggo. Sektor ini menyumbang sekitar 14,37 persen terhadap PDRB Kota Probolinggo.
Sehingga jika dikembangkan lebih lanjut lagi dengan industri kecil pasca agro, akan semakin meningkatkan perekonomian Kota Probolinggo.
“Pertumbuhan sektor industri pengolahan tersebut makin membaik seiring membaiknya industri yang berorientasi ekspor,” katanya.