Serma Rima Diniyanti
Kowal Pertama Lulusan STTAL
Wisuda di Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), Senin (20/1/2014) berlangsung khidmat dengan dipimpin Kasal Laksamana TNI Marsetio.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Wisuda di Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), Senin (20/1/2014) berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio. Dari 57 wisudawan perwira siswa (pasis) program S1 angkatan 32 itu, dari empat jurusan masing-masing terpilih sebagai wisudawan terbaik.
Jurusan Teknik Mesin diraih Kapten Laut (T) Yohanes dengan judul skripsi "Perancangan Pompa Slurry Sentrifugal sebagai Pengisap Lumpur untuk Mengatasi Masalah Sedimentasi di Perairan Dermaga Mako Koarmatim". Dengan IPK 3,74.
Jurusan teknik elektronika diraih Kapten Laut (E) Ahmad Farizal dengan judul skripsi "Perancangan Sistem Retransmisi Data Radar Menggunakan Gelombang Radio HF", IPK 3,59.
Jurusan Teknik Industri diraih Kapten Laut (P) Primayanta Maulana dengan judul skripsi "Analisa dan Penentuan Kriteria Jabatan Komandan KRI kelas Sigma Berbasiskan Metode Kepribadian Personality and Perference (PAP) dan Metode Analytic Network Process (ANP). Nilai IPK 3,78.
Jurudan Teknik Hidro-Oseanografi, diraih Kapten Laut (P) Albert Mahendro Y, dengan skripsi "Analisa Pembuatan Additional Military Layers (AML) Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Perairan Selat Madura) dengan IPK 3,78.
Sedang program D3 jumlah wisudawan 35 bintara yang merupakan angkatan ke-6 untuk 4 jurusan, masing-masing jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Teknik Hidro-Oseanografi.
Yang paling membedakan dengan wisuda-wisuda sebelumnya adalah adanya personel dari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), yang menjadi Kowal pertama lulusan STTAL. Sejak didirikan pada 15 Maret 1996, Kowal atas nama Serma PKU/W Rima Diniyanti, menjadi wisudawan pertama di STTAL.
Rima menjadi wisudawan D3 dari jurusan teknik informatika angkatan ke-6, masuk pada tahun 2010. Sebelumnya, ibu dari Risma Ramadani Putri (14), ini bertugas di Puskopal Armatim.
"Ini merupakan prestasi yang bagus. Kesetaraan gender bidang pendidikan teknologi TNI AL sudah ada," kata Kasal.
Serma Rima sendiri ketika ditemui usai prosesi wisuda mengakui, merasa syukur dan bangga atas usaha yang berhasil dia lakukan.
"Kan dalam menjalani pendidikan di STTAL ini kan harus lewat seleksi dan ada tugas dinasnya, karena biaya pendidikannya juga atas biaya dinas. Jadi kalau sudah berhasil seperti ini, lega karena selesai sudah menjalankan tugas sekolah," ungkap Rima didampingi sang putri.
Wanita kelahiran Merauke, 5 September 1976 itu, mengaku setelah lulus ini akan mendapatkan surat tugas yang mungkin di tempat baru. "Dan saya siap mengabdikan diri untuk itu," tandas Kowal Secaba Angkatan PK 15 atau tahun 1996-1997 itu.
Istri dari R Jupriadi Nurdin ini mengaku sepanjang menjalani pendidikan, meski dia hanya satu-satunya mahasiswa kowal diantara para mahasiswa lain, yang seluruhnya adalah bintara TNI dan Polri, tidak ada masalah khusus. "Untungnya sistim pengajaran dna belajarnya sama. Tidak ada beda," tandas Rima.
Kasal di akhir acara, berpesan agar ada banyak lagi personil Kowal yang bisa menjalani pendidikan di STTAL untuk mampu meningkatkan kemampuan, kemahiran, dan keahliannya di bidang masing-masing untuk mendukung strategi di bidang pertahanan.
"Dan bagi wisudawan yang lain, dari hasil karya skripsinya bila ada yang sudah siap, tentunya akan kami pakai dan aplikasikan ke sistim yang kami gunakan dan butuhkan," tandas Kasal.