Breaking News:

Loe Lan Ing

Pengguna jalan yang melintasi Babat, Lamongan pasti tergoda dengan si legendaris Loe Lan Ing ini....

Loe Lan Ing
Aflahul Abidin

Oleh : Aflahul Abidin
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
aflahulabidin2@gmail.com

Banyak yang mengira wingko adalah makanan asli Semarang. Padahal bukan, sebelum masuk Semarang, wingko sudah jadi camilan asli Kecamatan Babat.

Jika Anda berada di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, sempatkan diri untuk membuktikannya dengan mencicipi wingko babat. Kue berbahan dasar beras ketan, kelapa, dan gula pasir ini mudah ditemui dari penjual asongan yang menjajakannya di dalam bus, di pinggir jalan, hingga depot-depot wingko babat.

Salah satu depot wingko babat laik coba adalah depot wingko babat Loe Lan Ing. Berada sekitar 1 km di sebelah barat pertigaan Babat. Ini merupakan pertigaan titik temu Surabaya, Tuban, Bojonegoro. Wingko Loe Lan Ing merupakan wingko tertua di Babat. Konon, ada sejak zaman Belanda. Loe Lan Ing mudah dikenali dari papan besar di samping pintu masuk dengan tulisan Puisi Wingko.

Di dalam depot, bisa ditemukan wingko berbagai rasa. Kenyal, legit, gurih dan kelapanya terasa mantap, serta harum aroma panggangannya membuat ngiler. Wingko babat Loe Lan Ing kepadatannya terasa pas, tak terlalu keras dan tak terlalu lembek, juga tak lengket di gigi.

Bila menginginkan wingko baru yang masih hangat, sebaiknya Anda datang pukul 12 siang karena itu saatnya wingko selesai diproduksi dan siap dijual. Di depot Loe Lan Ing, wingko dibuat dalam berbagai variasi ukuran, kecil hingga besar. Kelebihan wingko Loe Lan Ing ini dibuat tanpa bahan pengawet namun mampu bertahan enam hari sehingga cocok untuk buah tangan.

Tags
Wingko
Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved