Breaking News:

Tahu Campur Mbak Yati

Agar citarasa kian nendang, aduk piring hingga dasar agar adonan petis dan sambal bercampur sebelum tahu campur disantap. Hemmm mantap...

Tahu Campur Mbak Yati
Aflahul Abidin

Oleh : Aflahul Abidin
Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
aflahulabidin2@gmail.com

Bila kebetulan melintasi Jalan Raya Surabaya – Lamongan, sempatkan mencicipi tahu campur Mbak Yati. Warung tahu campur Lamongan ini ada sejak sepuluh tahun silam. Terletak di jajaran warung depan Stadion Surajaya Lamongan, sebelah timur gerbang utama.

Tahu campur Mbak Yati dibuat dengan campuran petis udang dan racikan sambal pada sebuah piring baru kemudian ditimbun dengan lontong, tahu, perkedel singkong, sayur selada, taoge, dan disiram dengan kuah mirip soto berisi tetelan atau potongan otot sapi nan kenyal. Sebelum disuguhkan, kerupuk ditaburkan di atasnya.

Ketika disajikan, aroma tajam dari asap kuah yang mengepul langsung tercium. Pada sendokan pertama, rasa gurih petis udang dijamin tidak keluar jika belum diaduk terlebih dahulu. Itu sebabnya sebelum disantap tahu campur perlu diaduk hingga warna keruh dari petis udangnya keluar. Mantap.

Mbak Yati mengklaim petis udang yang digunakan adalah petis udang berkualitas. “Petis yang bagus aroma udangnya terasa dan padat,” terang pemilik nama asli Idayati ini. Petis udang merupakan bahan pokok dalam tahu campur. Nah, petis yang berkualitas ibarat garam yang memberi rasa mantap masakan. Bila petis tidak berkualitas, tahu campurnya juga kurang enak dan kurang segar.

Seporsi tahu campur di warung Mbak Yati dibanderol Rp 10.000. Menyantap sepiring tahu campur cukup mengenyangkan, cocok untuk sarapan, makan siang, bahkan makan malam. Warung Mbak Yati buka dari pagi sampai malam hari, mulai pukul 07.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved