Insentif RT/RW Surabaya

Insentif untuk RT/RW di Surabaya akan dinaikkan menjadi Rp1 juta sampai Rp 1,2 juta! Wow...

Insentif RT/RW Surabaya

WACANA anggota DPRD Kota Surabaya untuk menaikkan insentif Ketua RT/RW se-Surabaya sebagai sebuah langkah maju. Usulan tersebut sebagai wujud apresiasi atas kinerja Ketua RT/RW yang selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah. Selama ini insentif untuk ketua RT Rp 175.000 per bulan dan Rp 225.000 untuk ketua RW terasa tak sebanding dengan beban tugas dan tanggung jawab yang mereka emban. Belum lagi cemooh dan cibiran warga ketika ada kebijakan yang tak sesuai dengan warga.

Usulan menaikkan insentif RT sebesar Rp 1 juta dan Rp 1,2 juta untuk RW seperti angin segar untuk mengangkat derajat mereka. Tentu usulan ini perlu mendapat dukungan warga Kota Pahlawan. Mengingat terbentuknya RT/RW di Surabaya memiliki landasan hukum kuat, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Keputusan Walikota Surabaya Nomor 3 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pedoman Pembentukan Organisasi Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan, Rukun Warga dan Rukun Tetangga.

Dalam peraturan ini jelas, terbentuknya RT dan RW diharapkan sejalan dengan semangat dan aspirasi masyarakat untuk turut serta menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat dalam melaksanakan dan mengendalikan pembangunan. Adanya payung hukum ini telah jelas, setidaknya pemerintah harus peduli pada mereka. Salah satu wujud perhatiannya yakni menaikkan insentif Ketua RT/RW agar mereka lebih termotivasi berkarya memajukan pembangunan kampung khususnya dan Kota Surabaya pada umumnya.

Selain, insentif dapat dijadikan dana pembangunan sarana dan prasarana kampung, kalau memang Ketua RT/RW mempunyai program mengelola pemanfaatan dana insentif bulanan tersebut. Semua itu, sah-sah saja tergantung dari kebijakan RT/RW masing-masing. Dengan usulan kenaikan insentif diharapkan RT/RW dapat meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Namun yang terpenting adalah terus menjunjung tinggi jiwa sosial. Jangan pernah tergadaikan jiwa sosial yang sudah melekat pada RT/RW dengan selembar uang.

Selamet
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tritunggal Surabaya

Tags
insentif
Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved