BREAKING NEWS
Terpeleset, Siswa SD di Malang Hanyut di Sungai
Korban sempat melambai-lambaikan tangan meminta tolong. Namun, derasnya air sungai menyeret tubuh korban.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, MALANG - Nasib nahas dialami Moch Hafid (8), bocah asal Jalan Gajayana I No 734 F, Sumbersari, Lowokwaru, Kota Malang.
Siswa kelas 2 SDN Dinoyo 3 itu hanyut saat bermain di Sungai Metro, Merjosari, Rabu (18/12/2013).
Saksi, Alfino (15), mengatakan, awalnya Hafid bersama temannya, Muhammad Abdul Rohman (8), bermain di bibir sungai tersebut.
Korban dan temannya sempat melihat Alfino yang sedang mancing di sungai itu.
"Keduanya mainan pecut (cemeti) di bibir sungai. Mereka juga sempat melihat saya sedang mancing," kata warga Tlogomas itu kepada SURYA Online, Rabu (18/12/2013)
Tak lama kemudian, dikatakan Alfino, air sungai naik. Kedua bocah itu lari untuk menyeberang sungai.
Rohman menyeberang lewat jembatan bambu, sedangkan Hafid lari ke bawah menuju sungai.
"Mungkin dia (korban) ingin nyeberang lewat sungai. Tapi terpeleset dan jatuh ke sungai," ujarnya.
Menurutnya, korban sempat melambai-lambaikan tangan meminta tolong. Namun, derasnya air sungai menyeret tubuh korban.
"Setelah melambai-lambaikan tangan korban tenggelam. Lalu jarak 30 meter korban terlihat melambai-lambaikan tangan lagi," katanya.
Saksi lain, Joko Suripto, mengatakan, sudah berusaha menolong korban. Tetapi tidak berhasil karena derasnya air sungai.
Malah, Yamaha Mio milik Joko ikut hanyut terbawa arus sungai.
"Saya sedang mencuci sepeda motor di sungai. Anak itu berusaha menyeberang sungai saat banjir datang. Saya sudah berusaha menolong tapi gagal. Sepeda motor saya juga ikut hanyut," katanya.
Kakek korban, Nur Wahyudi, mengatakan, sepulang sekolah, cucunya langsung pergi dari rumah.
Ia mengira, sang cucu mengunjungi neneknya, Sati, yang bekerja di toko Surya Buana. "Ternyata main ke sungai. Sebelumnya, dia tidak pernah main ke sungai ini. Jarak sungai dari rumah jauh, sekitar satu kilometer," katanya.
Ia menjelaskan, sejak kecil si cucu tinggal bersama dirinya. Sedangkan orang tua cucunya, Maksum dan Yuni Rahmawati, tinggal di Jombang.
Nenek korban, Sati, tampak shock mengetahui cucunya hanyut di sungai. Sati terlihat duduk di pinggir sungai sambil menangis.
Saat ini, polisi bersama tim SAR juga berada di lokasi untuk mencari korban.