Korban Lumpur Lapindo Juara Bodi Kontes
Korban lumpur Lapindo berhasil menjuarai bodi kontes peringatan setahun berdirinya club olahraga di Tanggulangin, Minggu (15/12/2013).
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Parmin
SURYA Online, SIDOARJO - Korban lumpur Lapindo berhasil menjuarai bodi kontes yang digelar Armada Gym dalam peringatan setahun berdirinya club olahraga di Tanggulangin, Minggu (15/12/2013).
Muhammad Ansori (22), yang dinobatkan sebagai pemenang kelas pemula, bangga atas raihan prestasi yang disandangnya. Pasalnya, Ansori yang ada di bawah naungan Armada Gym itu mampu menyisihkan peserta dari daerah lain seperti Sidoarjo, Surabaya, Banyuwangi, Madiun, Lamongan, Gresik, Jombang, Blitar, Probolinggo dan Malang.
"Persiapan yang kami lakukan sekitar sebulan. Tentunya mengatur pola makan, suplemen bergizi yang dikonsumsi dan olahraga secara rutin," tutur M Ansori.
Ansori yang menjadi korban dari Desa Ketapang, Tanggulangin ini bertekad ingin menorehkan prestasi dalam ajang yang lebih tinggi. Sebagai peserta pemula, Ansori dinilai sebagai peserta terbaik karena ototnya bagus dan gayanya juga bagus.
"Saya hanya bisa berusaha saja dan semua itu atas penilaian juri. Yang jelas saya berobsesi untuk mengukir dan membawa nama besar Sidoarjo," jelasnya.
Sebanyak 78 peserta mengikuti ajang bodi kontes dari seluruh Jatim dan berbagai kelas. Dewan juri yang dilibatkan dalam bodi kontes ini melibatkan juri kelas Nasional, seperti Rian Anton Juara Nasional Bodi Kontes dan Asean Men Fitnes 2013, Ayub Wahyudi, Aan dan Ade.
Ketua panitia bodi kontes Arif Mada, kegiatan ini diadakan untuk mencari bibit atlet bodi kontes tingkat daerah di Jatim. "Pemenang lomba pamer otot dan keindahan tubuh ini, akan dipromosikan untuk mengikuti lomba bodi kontes tingkat nasional," katanya.
Rian Anton yang didapuk menjadi juri menandaskan, kriteria dalam lomba ini, otot tidak harus tebal, melainkan kering simetris, ideal bodi juga masuk dalam kategori penilain. "Pemenang yang diambil, bodi tubuh diet kering dengan otot yang membentuk menggaris," paparnya.