Lapas Narkoba Madiun Digelontor Rp 1,8 Miliar
Jika bangunan Lapas Narkoba Madiun selesai, maka Lapas Kelas I Madiun akan kembali menjadi Lapas Umum
Penulis: Sudarmawan | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, MADIUN-Rencana meneruskan Pembangunan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Narkoba yang lokasinya berdekatan dengan Lapas Kelas I Madiun di Jl Yos Sudarso, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, bakal dikebut mulai tahun anggaran 2014 mendatang.
Ini menyusul Pembangunan Lapas Narkoba yang belum selesai yang sudah dikerjakan sejak sekitar Tahun 2010 itu, hingga kini belum selesai. Tidak tanggung-tanggung, gelontoran anggaran di Tahun 2014 untuk pembangunan Lapas Narkoba Madiun itu mencapai Rp 1,8 miliar.
"Memang Tahun 2014 akan dikeluarkan anggaran Rp 1,8 miliar dari Kementerian Hukum dan HAM anggaran Rp 1,8 miliar untuk meneruskan pembangunan Lapas Narkoba Madiun," terang Kepala Lapas Kelas I Madiun, Pargiyono kepada Surya, Jumat (6/12/2013).
Selain itu, Pargiyono memastikan, jika pembangunan Lapas Narkoba Madiun dilanjutkan, maka dipastikan Lapas Kelas I Madiun yang berisi 1.382 napi dan tahanan yang dua pertiganya adalah napi dan tahanan kasus narkoba, tidak akan menjadi Lapas Narkoba.
"Karena Lapas Narkotika Madiun kan sudah dibangun di tempat terpisah dari Lapas kelas I Madiun," imbuhnya.
Sementara, jika bangunan Lapas Narkoba Madiun selesai, maka Lapas Kelas I Madiun akan kembali menjadi Lapas Umum. Hanya saja, sebelum dibangunkan Lapas Narkoba itu, Lapas kelas I Madiun mengikuti Kebijakan Kanwil Menkum HAM, dijadikan tempat napi-napi narkoba selain dari Lapas Pamekasan.
"Kalau masalah lainnya, terutama soal Pembangunan Lapas Narkoba Madiun tanyakan langsung kepada pejabat yang ditunjuk menjadi Kepala Lapas Narkoba madiun, Bapak Nuruddin," pungkasnya.