PT KAI Siap Jadikan Stasiun Semut Tempat Pelestarian Budaya
PT Kereta Api Indonesia akan menjadikan bangunan Stasiun Kota Surabaya (Stasiun Semut) sebagai tempat pelestarian budaya.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia akan menjadikan bangunan stasiun kota Surabaya (stasiun semut) sebagai tempat budaya. Di mana nantinya stasiun semut selain akan digunakan untuk kegiatan konser budaya juga bisa untuk even pameran seni dan budaya.
"Yang jelas, kita akan ngikut Pemkot Surabaya dalam memanfaatkan stasiun semut ini nantinya," kata Heru Herawan, Kepala PT KAI Daops 8 Surabaya, Rabu (4/12/2013).
Dijelaskan Heru, PT KAI nantinya tidak akan memanfaatkan stasiun semut sebagai stasiun pemberangkatan kereta api. Hal ini dilakukan untuk lebih memaksimalkan stasiun semut sebagai tempat seni dan budaya. Disamping itu, melihat tingginya nilai stasiun semut sebagai bangunan cagar budaya kelas 1A rasanya tidak mungkin difungsikan sebagai stasiun kereta.
"Biarlah stasiun semut ini bermanfaat lain dari peruntukannya, karena nilai sejarah budaya bangunan ini sangat tinggi," tandas Heru.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Simon Lekatompessy mengatakan, pihaknya cukup setuju jika nantinya bangunan stasiun semut dimanfaatkan untuk pelestarian seni dan budaya kota Surabaya. Karena di Kota Surabaya memiliki banyak sekali jenis kesenian dan budaya yang perlu dilestaerikan keberadaanya.
"Makanya, kita dukung dan setuju sekali jika stasiun semut nantinya sebagai tempat pelestarian seni dan budaya kota Surabaya," kata Simon.
Oleh karena itu, dikatakan Simon, pihaknya berharap agar pembangunan stasiun semut betul-betul dikembalikan seperti semula. Dengan demikian nilai-nilai sejarah budaya yang ada di stasiun semut bisa dinikmati generasi muda Kota Surabaya.
"Kita apresiasi kepada PT Senopati dan PT KAI yang telah bersedia membangun kembali Stasiun Semut seperti aslinya," tutur Simon.