Bayi Dibuang di Pegirikan Ternyata Sempat Ditolak RS Muhammadiyah
Ia melihat sendiri proses pembuangan bayi yang ditaruh begitu saja di trotoar jalan Pegirikan Surabaya.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Penemu bayi yang kasusnya menggemparkan Kota Surabaya, Ahmad Zaini mengaku tersentuh.
Pasalnya, ia melihat sendiri proses pembuangan bayi yang ditaruh begitu saja di trotoar jalan Pegirikan Surabaya.
Menurut Zaini, saat itu sekitar pukul 02.00 WIB dirinya melihat dua sepeda motor berhenti.
Salah satu dari empat orang tersebut yang terlihat berkerudung turun dan menaruh kardus dari dekapamnya di trotoar.
Setelah itu mereka pergi meninggalkan kardus tersebut.
Merasa penasaran, ia mendatangi kardus dan melihat didalamnya seorang bayi laki-laki dalam kondisi hidup dan masih berlumuran darah karena habis dilahirkan.
"Saat itu saya panik melihat ada bayi di kardus," kata Zaini dalam hearing di Komisi D DPRD Surabaya, Selasa (3/12/2013).
Selanjutnya, ungkap Zaini, atas inisiatifnya sendiri bayi dalam kardus dibawa ke RS Muhammadiyah jalan KH Mansyur.
Akan tetapi, belum sempat masuk oleh Satpam langsung ditolak. Padahal Zaini sempat memberi penjelasan kalau yang dibawa bayi temuan.
"Karena di tolak Satpam sayapun akhirnya membawa bayi ke RS Al-Irsyad dan oleh Satpam langsung diantar ke IRD dan bayipun mendapat perawatan medis," ucap Zaini.
Setelah itu, ungkap Zaini, dirinya diminta melapor ke polisi oleh dokter, tapi ternyata satpam telah menghubungi dahulu pihak kepolisian.
"Setelah itu saya dibawa ke Kepolisian dan diminta keterangan seputar bayi. Dan selanjutnya saya tidak tahu apa yang terjadi soal bayi tersebut karena sudah ditangani polisi," tutur Zaini.