Dewan Minta Dispenduk Capil Usut KK Tanpa Prosedural

Meskipun KK tersebut sudah dicabut oleh Kecamatan Gubeng tetapi persoalan tersebut tidak bisa berhenti begitu saja.

Dewan Minta Dispenduk Capil Usut KK Tanpa Prosedural
surya/ahmad amru muis
Ketua RT 3 RW 2 Kelurahan Gubeng, Yekti Purwanto tunjukkan KK milik salah satu caleg yang pengurusannya tanpa prosedur, Jumat (29/11/2013)

SURYA Online, SURABAYA - DPRD Surabaya meminta Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkot Surabaya perketat administrasi penerbitan Kartu Keluarga (KK).

Pasalnya, mendekati Pemilu sekarang ini adanya dugaan manipulasi penerbitan KK demi kepentingan seorang Calon Legislatif (Caleg) cukup besar.

"Seperti yang dilakukan salah satu Caleg yang tiba-tiba memiliki KK di RT 3 RW 2 Kelurahan Gubeng yang tidak dilakukan secara prosedural," kata Alfan Khusaeri, Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Jumat (29/11/2013).

Dijelaskan Alfan, meskipun KK tersebut sudah dicabut oleh Kecamatan Gubeng tetapi persoalan tersebut tidak bisa berhenti begitu saja.

Karena tidak tertutup kemungkinan ada kasus serupa yang dilakukan oleh para kandidat caleg demi mengamankan suara disuatu wilayah dengan menjadi salah satu warga setempat.

Pihaknya, ungkap Alfan, menduga ada oknum pegawai ditingkat kecamatan yang mengurus pelayanan KK ataupun oknum Dispenduk Capil yang bermain.

Karena hanya oknum terkait itulah yang bisa memanipulasi data sehingga KK resmi milik salah satu Caleg bisa diterbitkan oleh Dispenduk Capil.

"Ini jelas keteledoran dan praktek semacam itu yang kemungkinan besar membuat banyaknya data penduduk ganda yang merepotkan KPU sekarang ini," ucap Alfan.

Sementara itu, Kepala Dispenduk Capil Pemkot Surabaya, Suharto Wardoyo hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.

Ponselnya yang dihubungi SURYA Online tidak aktif.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved