Rekontruksi Pembunuhan Mahasiswa Timor Leste Batal Digelar di Lokasi
Rencananya, kasus pembunuhan yang memakan dua mahasiswa tewas ini, akan digelar di lokasi.
Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Rekontruksi pembunuhan mahasiswa warga Timor Leste, batal digelar di lokasi Kejadian, di Klampis Semalang Sukolilo.
Rencananya, kasus pembunuhan yang memakan dua mahasiswa tewas ini, akan digelar di lokasi.
Namun karena alasan keamanan, rekontruksi dialihkan ke Mapolrestabes Surabaya, Kamis (28/11/2013).
"Karena alasan keamanan, kami gelar rekontruksi di Polrestabes Surabaya," kata Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya Iptu MS Fery.
Apalagi tersangka dalam kasus ini sebanyak tujuh orang.
Sehingga jika digelar rekontruksi di lokasi, dikhawatirkan akan menarik perhatian warga. Selain itu, dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam rekontruksi tersebut, tujuh tersangka menjalani sebanyak 26 adegan.
Mereka menjalani adegan mulai dari berkumpul di rumah kontrakan sebelum tawuran, hingga proses tawuran.
Selama menjalani rekontruksi, pelaku utama dan menjadi otak pembunuhan Adino Viera Kay Putih, menjadi bahan ejekan oleh tersangka lainnya.
Ini karena Adino, tidak memberikan keterangan sesuai dengan saat kejadian sebenarnya.
Saat menjalani rekontruksi, Adino tidak bertindak apa-apa, dan hanya berdiam diri sambil mengacungkan pedang.
Padahal saat kejadian, dari kelompok tersangka yang memegang senjata tajam hanyalah Adino dan Mateus Viana. Sementara lainnya membawa benda tumpul.
Akibatnya, Adino menjadi bahan ejekan dan tawaan dari tersangka lainnya.
"Kami akan tampilkan bukti-bukti di persidangan nanti," kata Fery.