Sapu Lidi untuk KY

Baru saja dilantik September 2013 lalu, Komisi Yudisial penghubung wilayah Jawa Timur langsung dikado sapu lidi!

Sapu Lidi untuk KY
Ubed Bagus Razali

Oleh: Ubed Bagus Razali SHI
Asisten Penghubung Komisi Yudisial Jawa Timur
ubed_bagus@yahoo.co.id

Sabtu (9/11/2013) Komisi Yudisial (KY) Penghubung wilayah Jawa Timur mendapat kunjungan siswa SMU Muhammadiyah 1 Gresik. Mereka ingin mengenal KY secara kelembagaan dan kepada siswa dijelaskan mengenai latar belakang berdirinya KY, dasar hukum, visi dan misi, serta pemutaran film tentang Komisi Yudisial.

Dalam kunjungan ini, para siswa mengado KY Penghubung Jatim sapu lidi sebagai tanda dukungan untuk menegakkan peradilan bersih. Pengurus KY Jatim dilantik 17 September 2013 silam di Universitas Surabaya (Ubaya) yang diawaki satu koordinator dan tiga asisten penghubung.

Pembentukan KY Jatim didasarkan pada Pasal 3 Ayat (2) dan (3) Undang-undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-undang No.22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial dan Peraturan Komisi Yudisial No.1 Tahun 2012 tentang Pembentukan, Susunan, dan Tata Kerja Penghubung Komisi Yudisial.

Kelahiran KY di daerah dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga masyarakat yang hendak mengadu atau konsultasi tak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Cukup melalui KY Penghubung wilayah Jatim.

Tugas lembaga ini mulai dari menerima laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran Kode Etik dan atau Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) untuk diteruskan ke KY Indonesia; memantau persidangan; menyosialisasikan KEPPH dan peran KY, sosialisasi informasi seleksi calon hakim agung dan hakim, serta sosialisasi lainnya. Semua itu sebagai bagian dari upaya pencegahan penyimpangan perilaku hakim dan melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan KY Indonesia.

Wewenang KY Jatim meliputi pencatatan laporan masyarakat; memeriksa kelengkapan persyaratan laporan; menerima bukti pendukung yang dapat menguatkan laporan; memberikan informasi perkembangan laporan kepada pelapor; dan memberikan layanan informasi dan konsultasi terkait dengan laporan kepada pelapor sebelum dilakukan registrasi.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved