Sabtu, 9 Mei 2026

Gulat TC di Surabaya-Malang

Dipilihnya Surabaya dan Malang, karena dua kota tersebut menjadi basis terbesar kekuatan gulat di Jatim

Tayang:
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Satwika Rumeksa

SURYA Online,  SURABAYA-Pengprov Persauan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Timur sudah menyiapkan 22 atlet yang disiapkan menjalani Pemusatan latihan daerah (Puslatda) proyeksi PON 2016 di Jawa Barat. Pegulat sebanyak itu, kini sedang digembleng dalam pemusatan latihan (TC) di Surabaya dan Malang.

Dipilihnya Surabaya dan Malang, karena dua kota tersebut menjadi basis terbesar kekuatan gulat di Jatim. Baik di gaya grego dan bebas, Surabaya dan Malang jadi barometer tempat pembinaan atlet-atlet gulat.

"Kami sudah memutuskan TC untuk atlet-atlet gulat di Surabaya dan Malang. Ada empat pelatih yang menangani atlet-atlet Jatim," kata Hartono, Sekretaris Umum (Sekum) PGSI Jatim kepada Surya, Jumat (15/11/2013).

Keempat pelatih yang dipercaya mengarsiteki pegulat-pegulat Jatim, yakni M Sadeli, Rahman, Basuki R dan Fathur Rochman. Mereka sudah mendampingi latihan atlet sejak Agustus 2013 lalu. Nama-nama atlet dan tim pelatih gulat proyeksi PON 2016 sudah masuk ke KONI Jatim.

Daftar 22 pegulat Jatim untuk tim Puslatda, rinciannya 16 atlet putra dan enam pegulat lainnya disisi putri. Ke-16 atlet putra, yakni Sugiono (Kota Malang/Grego 50 Kg), Hasan Sidik (Kota Malang/Gresgo 55 Kg), Andrik Kurnia/Grego 60 Kg), Edi Susanto (Kota Malang/Grego 66 Kg), Anasu Khory (Sidiarjo/Grego 74 Kg), Zainudin (Kota Malang/Grego 84 Kg), M Yasser Gregorias (Surabaya/Grego 96 Kg), Praditya Yustiar (Kabupaten Malang/Grego 120 Kg), Puji Prasetyo (Lamongan/Bebas 50 Kg), Sartono (Tuban/Bebas 60 Kg), Singgih Samudo (Nganjuk/Bebas 60 Kg), Bima Putra P (Nganjuk/Bebas 66 Kg), Yudha Setiawan (Madiun/Bebas 74 Kg), Agus Fajar (Kabupaten Malang/Bebas 84 Kg), M Khozin (Lamongan/Bebas 96 Kg), dan Dimas Sapto (Lamongan/Bebas 120 Kg).

Sedangkan di sektor putri, PGSI Jatim mengambil Dewi Khumairoh (Kabupaten Malang/Babas 48 Kg), Sintia Eka Arfend (Kabupaten Malang/Babas 51 Kg), Waini (Surabaya/Bebas 55 Kg), Vivi Dwi Anggaini (Surabaya/Bebas 59 Kg), Eka Nur Fitrianasari (Lumajang/Bebas 63 Kg) dan Nurhayati (Lamongan/Bebas 67 Kg).

Hartono menerangkan, atlet-atlet Jatim yang masuk Puslatda tersebut bakal diterjunkan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2013 di Jember, 17-21 Desember mendatang. Mereka bakal bersaing dengan pegulat-pegulat dari 24 provinsi di Indonesia.

"Kami berharap semua atlet bisa tampil dengan kemampuan terbaiknya. Persaingan pasti ketat, tapi tampil di kandang sendiri harus bisa meraih prestasi terbaik," harap Hartono.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved