Breaking News

Biaya Praktikum di SMK Gratis

Sekolah sebaiknya perlu membuka sumbangan dari wali murid yang ingin berpartisipasi mengembangkan pendidikan di sekolah

SURYA Online, BATU - Siswa SMK Negeri dan swasta di Kota Batu akan mendapat fasilitas biaya praktikum gratis dari Dinas Pendidikan (Dindik) dengan alokasi dana  kurang lebih Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar.

“Mereka yang sekolah di SMK kan sebagian besar berorientasi usai sekolah dapat langsung kerja,” papar Kepala Dindik Kota Batu Budi Santoso seraya mengatakan tujuannya dalam rangka mencapai misi Wali Kota Batu mengembangkan mutu pendidikan berkualitas, Selasa (5/11/2013).

Pekan ini, Dindik akan mengumpulkan kepala SMK se-Batu untuk mendapatkan data biaya praktikum dan sudah mengalokasikan anggaran antara Rp 200.000 hingga Rp 250.000/orang/bulan. “(Anggaran) Belum pasti karena jurusannya berbeda. Misalnya, jurusan mesin dan tata boga biaya praktikumnya berbeda,” katanya.

Selain menggratiskan biaya praktikum, mulai tahun depan Dindik juga membebaskan biaya SPP bagi siswa SMA dan SMK. Untuk pembebasan SPP mulai SD, SMP, SMA, dan SMK ini sudah dialokasikan dana  Rp 16 miliar.

Di Kota Batu jumlah siswa yang SPP-nya digratiskan, 19.561 siswa SD, 9.501 siswa SMP, 3.527 siswa SMA, dan 3.399 siswa SMK. Total 35.988 siswa. 

Budi menghimbau supaya sekolah tidak lagi memungut siswa sebab biaya operasionalnya sudah dicukupi Pemerintah Kota. “Mungkin kalau ada harus seizin dinas. Nanti kami lihat argument sekolah, apakah rasional atau tidak,” paparnya.

Kebijakan baru Dindik menggratiskan biaya praktiukum mendapat apresiasi Ketua Dewan Pendidikan Kota Batu, Prof DR Suhadi Ibnu. Namun untuk penggratisan SPP ia belum sepakat.  “Kami lebih senang pendidikan murah, bukan gratis. Persoalannya biaya operasional yang diberikan Dinas kepada sekolah belum cukup,” terangnya.

Sekolah sebaiknya perlu membuka sumbangan dari wali murid yang ingin berpartisipasi mengembangkan pendidikan di sekolah, sepanjang pengelolaan dana bantuan itu bisa dipertanggungjawabkan dengan mengedepankan keterbukaan keuangan.

“Kalau sekolah itu bermutu dan memiliki fasilitas baik, saya yakin orang Batu tidak menyekolahkan anaknya ke Kota Malang yang pendidikannya bermutu. Sekarang fasilitas sekolah di Batu masih jauh dari ideal. Sekarang Bosda cuma berapa nilainya,” pungkasnya.

Tags
praktik
Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved