BPJS Diberlakukan Semakin Butuh Mesin HD

Secara total di Malang Raya ada 72 unit mesin HD yang tersebar di 8 rumah sakit, termasuk 26 di antaranya di RSSA.

SURYA Online, MALANG - Data dari Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang menyebutkan, ada 2.933 pasien gagal ginjal di seluruh Malang Raya. Ironisnya sebanyak 2.112  di antaranya belum terjangkau cuci darah dengan mesin Hemodialisis (HD).

Kepala unit hemodialisa RSSA Malang, Dr Atma Gunawan SpPD KGH mengatakan, jumlah mesin memang sangat terbatas sehingga tidak semua bisa ditangani.

Secara total di Malang Raya ada 72 unit mesin HD yang tersebar di 8 rumah sakit, termasuk 26 di antaranya di RSSA. “Dari jumlah mesin yang ada, baru 821 pasien yang terlayani. Dibutuhkan tiga kali lipat mesin untuk menjangkau semua pasien yang ada,” terang Dr Atma, Rabu (30/10/2013).

Namun pengadaan mesin juga menemui kendala, terkait pengadaan lahan. Sebab dari 20 mesin HD, setidaknya dibutuhkan ruangan seluas 100 meter persegi. Sementara jumlah lahan kian terbatas. Setiap hari mesin HD yang ada beroperasi 4 shift per hari, dari pukul 07.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari, namun belum cukup melayani pasien.

Akibatnya, tingkat survival per tahun cukup hanya sekitar 49,6 persen. Sebab keterbatasan mesin membuat pada pasien tidak menerima terapi standar HD per minggu. "Standar HD seharusnya 3 hari, dengan lama 4-5 jam. Namun saat ini 64 persen pasien mendapat terapi 2 kali seminggu, sisanya mendapatkan terapi satu kali per minggu,” ungkapnya.

Kondisi akan semakin buruk, karena tahun depan mulai diberlakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Dengan BPJS semua orang berhak untuk mendapatkan cuci darah. Akibatnya, jumlah mesin akan semakin tidak mencukupi. "Kalau BPJS sudah diberlakukan, maka pasien cuci darah yang melakukan terapi lewat fasilitas ini tentu akan bertambah. Akibatnya kebutuhan mesin juga akan semakin banyak," katanya.

Tags
cuci darah
Penulis: David Yohanes
Editor: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved