Minggu, 19 April 2026

Penerimaan CPNS 2013

Seorang Honorer Pemkot Mojokerto Gagal Jadi CPNS secara Otomatis

Seorang honorer kategori 1 (K1) yang seharusnya diangkat otomatis menjadi CPNS terpaksa dimasukkan ke dalam K2.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin

SURYA Online, MOJOKERTO - Seorang honorer kategori 1 (K1) yang seharusnya diangkat otomatis menjadi CPNS kini kancrit. Terpaksa, karena pegawai ini tak memenuhi kualifikasi akhirnya dimasukkan ke dalam K2. Akibatnya, pegawai ini tak secara otomatis menjadi CPNS, tetapi harus tes seperti K2 lainnya.

Pegawai ini pun sangat menyesalkan terkait aturan yang ada. Sebanarnya, pegawai seperti dirinya seharusnya bisa menjadi CPNS tanpa harus ikut tes. Dia bersama honorer K1 lainnya sudah diangkat menjadi CPNS. Mereka adalah para honorer yang bekerja di kantor pemerintah sebelum 2006.

Sayang, Kepala BKD Novi Rahardjo enggan menyebutkan seorang pegawai di lingkungan Pemkot tersebut. "Pegawai ini memang akan menjadi peserta tambahan bersama honorer K2. Dia ya harus ikut tes. Diterima tidaknya menjadi CPNS, bergantung hasil tesnya," kata Novi mantan Kepala Dinas Perijinan Perizinan, Jumat (24/10/2013).

Kenapa ada satu K1 kancrit. Novi menjelaskan bahwa ini diperoleh dari hasil verifikasi yang dilakukan kemen-PAN dan. Ada satu nama dari daftar K1 yang dianggap tak memenuhi syarat hingga akhirnya dimasukkan dalam daftar K2. Pegawai ini terpaksa tak bisa menikmati menjadi PNS tanpa tes seperti sesama K1 lainnya.

Dengan bergabungnya satu tenaga honorer K1, jumlah honorer K2 yang akan mengikuti tes CPNS menjadi 236 orang. Tidak seperti di Surabaya yang sudah mengadopsi tes dengan sistem online yakni sistem CAT (computer assisted tes). Mengerjakan di layar komputer dan hasilnya langsung diketahui di tempat ujian kemudian langsung di-ranking. Ini tak ada lagi permainan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved