Polisi Kesulitan Tangkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Timor Leste
Kasus pembunuhan terhadap dua mahasiswa asal Timor Leste di Klampis Semalang, Surabaya masih menyimpan tanda tanya besar.
Penulis: M Taufik | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, SURABAYA - Kasus pembunuhan terhadap dua mahasiswa asal Timor Leste di Klampis Semalang, Surabaya masih menyimpan tanda tanya besar. Sebab, sampai saat ini para pelakunya masih bebas berkeliaran.
Polisi mengaku tidak ada hambatan dalam penanganan perkara ini. Kendati demikian, para pelaku yang diketahui sama-sama berstatus warga Timor Leste yang kuliah di Surabaya, tak kunjung bisa ditangkap.
"Tidak ada hambatan. Namun, seperti kasus-kasus pembunuhan lain yang pelakunya kabur, prosesnya juga tidak mudah. Indonesia kan luas, sehingga pencariannya juga butuh waktu," jawab Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta, Selasa (15/10/2013).
Menurutnya, berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencari keberadaan para pelaku. Termasuk dengan melakukan pencekalan di Imigrasi, serta melakukan pemblokiran di pelabuhan, bandara, terminal dan sebagainya untuk membatasi ruang gerak para pelaku.
Tak hanya itu, Setija juga mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kedutaan Timor Leste di Indonesia dalam penanganan perkara ini. Namun, upaya itu juga belum membuahkan hasil. Salah satu alasannya, tidak semua warga Timor Leste di Indonesia terdaftar di kedutaan.
"Kami mengimbau, pelaku segera menyerahkan diri supaya kasusnya segera tuntas. Ini kan hanya berawal dari masalah sepele, yakni kesalahpahaman yang berujung pada perkara pembunuhan," ujar perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolres Sidoarjo ini.
"Dan kepada masyarakat umum, kami juga mengimbau supaya memberitahukan polisi secepatnya jika melihat atau mengetahui keberadaan para pelaku pembunuhan tersebut," imbuhnya.
Dua warga Timor Leste, Ismenio Boy Alegri mahasiswa Narotama dan Ovaldo mahasiswa ITATS tewas setelah diserang sekelompok pemuda yang kabarnya sama-sama berasal dari Timor Leste pada 8 Oktober lalu. Peristiwa berdarah itu terjadi di Jl Klampis Semalang dekat dengan tempat kos kedua korban.