Breaking News:

Pasar Ikan Cemari Warga Kota, DPRD Usulkan Direloaksi

Keberadaan Pasar Ikan Lamongan yang berada di lingkungan penduduk dalam kota dianggap tidak ideal dan mengganggu kesehatan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Heru Pramono
Pasar Ikan Cemari Warga Kota, DPRD Usulkan Direloaksi
surya/hanif manshuri
Pasar Ikan Lamongan

SURYA Online, LAMONGAN - Keberadaan Pasar Ikan Lamongan yang berada di lingkungan penduduk dalam kota dianggap tidak ideal dan mengganggu kesehatan. Terkait kondisi ini bahkan, para wakil rakyat dari sejumlah partai meminta kepada eksekutif untuk merelokasinya.

Bahkan dua fraksi,  Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Patriot Pembangunan Nurani (FPPN) menilai SKPD, yakni Perusahaan Daerah Pasar dan juga Badan Lingkungan Hidup (BLH) sama-sama telah menyia-nyiakan  dan tidak mau  memanfaatkan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)  yang dibangun dengan  nilai ratusan juta.

“Pasar Ikan itu telah menyebabkan polusi udara yang luar biasa dan juga bau anyir dari limbah yang  dibuang ke kali dan pihak pasar  tanpa mau mengolah limbah lewat tabung besar (IPAL),”tegas Kasnoto, dari FPG.

Jika terus dibiarkan tanpa perhatian serius dari SKPD atau eksekutif maka polusi udara dan limbah yang bau anyir di buang ke Kaliotik akan berdampak sangat fatal bagi masyarakat kota, utamanya.   

Dipandang dari sudut apapun, keberadaan Pasar Ikan itu tidak layak dipertahankan. Lingkungan penduduk kota dengan pertumbuhan rumah yang semakin pesat berkembang  mengharuskan Pasar Ikan untuk segera direlokasi.

Senada dengan Golkar. Didik Uking Suharyanto dari  FPPN dengan alasan yang sama, menyarankan eksekutif agar segera memikirkan dan merelokasi pasar ikan ke lokasi yang ideal.

“Keberadaan pasar ikan ditengah semakin padatnya penduduk dan perumahan telah menimbulkan polusi udara bau yang sangat tidak sedap,”tandas Didik Uking Suharyanto.

Keberadaraan Pasar Ikan sekarang ini telah  mengganggu kesehatan masyarakat. Apalagi dekat dengan Rumah Sakit RSUD dr Soegiri yang hanya berjarak sekittar  300 meter  dari Pasar Ikan.

Sementara itu warga Tumenggungan yang bersinggungan langsung dengan limbah Pasar Ikan setiap harinya mendukung usulan para wakil rakyat yang meminta eksekutif segera merelokasi Pasar Ikan.

”Usulan anggota DPRD itu  memang seharusnya.  Pasar Ikan sudah tidak pantas dan tidak layak karena ada di lingkungan penduduk dalam kota. UPT Pasar Ikan juga terlalu, masak ada IPAL tapi tidak dimanfaatkan,”kata Faisol warga Tumenggungan, Minggu (13/10/2013).

Pengamatan dilokasi menunjukkan, UPT Pasar Ikan memang telah mengabaikan keberadaan IPAL dan kebersihan pasar. Bahkan semua limbah cair dari pasar langsung dibuang ke saluran Kaliotik tanpa memanfaatkan fasilitas IPAL.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved