Sidang Pencemaran Nama Baik, Dua Serikat Pekerja Datangi PN Gresik

Mereka hanya duduk-duduk di atas motor dan trotoar bergerombol di depan PN Gresik, dan tidak sampai terjadi keributan.

Sidang Pencemaran Nama Baik, Dua Serikat Pekerja Datangi PN Gresik
surya/sugiyono
Demonstran di PN Gresik, Senin (7/10/2013).

SURYA Online, GRESIK - Serikat Pekerja Independen (SPI) dan Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia-Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (SPBI- KASBI) Gresik berunjuk rasa Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Senin (7/10/2013).

Mereka berunjuk rasa untuk mengawal persidangan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan, dengan terdakwa Agus Budiono dan Abdul Hakam, mantan Ketua dan Sekretaris SPBI- Kasbi Gresik.

Mereka hanya duduk-duduk di atas motor dan trotoar bergerombol di depan PN Gresik, dan tidak sampai terjadi keributan.

Dari ratusan demonstran, hanya 10 orang perwakilan yang diperbolehkan masuk menyaksikan persidangan dalam agenda keterangan saksi terdakwa.

"Kita terjunkan 300 personil untuk mengawal unjuk rasa dua serikat kerja," kata Kapolsek Kebomas, Kompol Yulianto saat mengawal aksi di PN Gresik.

Kasus ini berawal pada bulan Maret 2013. Saat itu massa dari SPBI - Kasbi berunjuk rasa ke perusahaan penyedia jasa pekerja (PPJP) PT Petrokimia Gresik yaitu PT Hasil Bantuan.

Dalam unjuk rasa diduga ada tindakan mengancam, mengintimidasi dan memprovokasi terhadap pekerja PT Hasil Bantuan.

Ancaman itu dilaporkan ke Polres Gresik dengan dakwaan perbuatan tidak menyenangkan.  

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved