Beras Tak Layak Konsumsi Dibuat Pakan Ayam.
Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, yang dimintai konfirmasinya sudah mendapat laporan masyarakat penerima raskin
Penulis: Muchsin | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, PAMEKASAN – Buruknya kualitas beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang didistribusikan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre IV Pamekasan, Madura tak hanya terjadi Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Namun juga menimpa sejumlah desa di Kecamatan Larangan, Pamekasan.
Beras yang diterima warga itu, warnanya kusam kekuning-kuningan banyak bercampur lumpur dan kerikil. Baunya apek menyengat hidung, sehingga masyarakat yang sudah terlanjur menerima raskin itu tidak dilkembalikan atau dikonsumsi, melainkan buat pakan ternak ayam dan sapi.
Seperti yang diungkapkan Ny Mariam, warga Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan. Beras yang diterima beberapa hari lalu sebanyak 3 kg, tidak layak konsumsi. Jika dimasak, dikhawatirkan membawa penyakit.
“Kami orang miskin, tapi walau kami lapar. Kami tidak mungkin makan beras jelek seperti ini. Kami kira beras ini hanya pantas untuk diberikan kepada ayam,” kata Ny Mariam, yang mengaku sudah tidak menyimpan raskin, karena semuanya diberikan kepada ayam.
Hal serupa diungkapkan, Ny Saidah, warga Desa Lancar, Kecamatan Larangan. Beras yang diterima sebagian diberikan buat makanan ayam, sebagian diberikan tetangganya juga bua pakan ayam.
“Kami dengar di desa lain yang juga menerima beras jelek dikembalikan dan ditukar, asal berasnya utuh. Tapi kami kecewa dan malas untuk menukar, lebih baik buat pakan ternak ayam saja,” kata Saidah.
Kepala Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Ali Gufron mengakui, jika raskin dari Bulog yang diterima warganya pada Oktober 2013 ini kualitasnya jelek tidak layak konsumsi.
Dikatakan, beberapa warganya mengadu kepada aparat desa, kenapa raskin kali ini kualitasnya buruk dan tidak bisa dimakan. Padahal mereka membeli, meski dengan harga murah. Dan ia berharap, kejadian ini jangan sampai terulang kembali.
“Kami prihatin, kenapa beras jelek tak layak konsumsi diberikan kepada masyarakat. Kami tahu, masyarakat butuh bantuan beras pemerintah, tapi yang sehat dan tidak seperti ini berasnya,” kata Ali Gufron, Senin (7/10/2013).
Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, yang dimintai konfirmasinya sudah mendapat laporan masyarakat penerima raskin, berikut contoh berasnya yang jelek.
Karena itu, ia akan minta pertanggungjawaban kepada bulog, kenapa sampai terjadi seperti ini. “Tadi malam, saya mendapat laporan itu. Dan hari ini saya akan panggil kepala bulog dan kepala gudang bulog, agar menjelaskan kepada kami, biar ini mendapat perhatian,” kata Syafii.
Kepala Gudang Bulog, Abd Latief, belum bisa dimintai konfirmasinya. Ketika ponselnya dihubungi, diterima stafnya dan mengaku Abdul Latif keluar kantor, ponselnya ketinggalan.