Pengurus SPBI-Kasbi Gresik Diserang 10 Saksi

Mereka diancam akan dikucilkan dan tidak akan dibela selama satu tahun.

Pengurus SPBI-Kasbi Gresik Diserang 10 Saksi
surya/sugiyono
Serikat Pekerja Independen berunjuk rasa di depan PN Gresik, Kamis (19/9/2013).

SURYA Online, GRESIK - Sidang perkara pencemaran nama baik dan intimidasi yang dilakukan pengurus Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia-Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (SPBI- KASBI) Gresik, Abdul Hakam dan Agus Budiono Ketua, dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi pelapor di PN Gresik, Kamis (19/9/2013).

Kali ini keterangan dari Serikat Pekerja Independen (SPI) PT Hasil Bantuan, sebuah perusahaan Penyedia Jasa Pekerja (PPJP) di PT Petrokimia Gresik.

Salah satu saksi, Anang Hadi Purwanto dari manajemen PT Hasil Bantuan sekaligus wakil SPI Kabupaten Gresik.

Dalam penjelasannya Anang Hadi Purwanto mengatakan dua terdakwa mengancam, mengintimidadi, meprovokasi pekerja PT Hasil Bantuan Grup

Mereka diancam akan dikucilkan dan tidak akan dibela selama satu tahun.

"Saat ada aksi, pekerja diancam akan dipotong gaji selama sehari jika tidak ikut unjuk rasa. Pekerja juga dikenakan iuran Rp 15.000 per bulan," kata Anang.

Hal senada juga diungkapkan 9 saksi lainnya, bahwa kedua terdakwa telah memprovokasi dan mengintimidasi pekerja untuk demo serta memotong bayaran saat tidak ikut unjuk rasa.

Dari keterangan 10 saksi pelapor yang memberikan kesaksian di depan majelis hakim PN Gresik semuanya dibantah oleh kedua terdakwa.

Sidang akhirnya ditunda Senin (7/10/2013), untuk mendengarkan keterangan saksi pihak terdakwa.

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved