DAK Tak Cair, Bangunan Sekolah SD Ini Terbengkalai

Karena sudah pasti, pihak sekolah memutuskan untuk membongkar dulu ruang-ruang kelas yang akan direhab.

Penulis: Musahadah | Editor: Titis Jati Permata
zoom-inlihat foto DAK Tak Cair, Bangunan Sekolah SD Ini Terbengkalai
surya/musahadah
Bangunan SDN Simokerto 1 Surabaya yang terlanjur dibongkar, Sabtu (14/9/2013).

SURYA Online, SURABAYA - Tidak cairnya Dana Alokasi Khusus (DAK) rehabilitasi sekolah tahun 2013 membuat sejumlah sekolah penerima terbengkalai.

Hal itu dimungkinkan karena banyak diantara mereka yang telanjur membongkar ruang-ruang kelas yang sudah masuk daftar rehabilitasi DAK.

Salah satunya terjadi di SDN Simokerto 1 Surabaya.

Sekolah hasil merger empat SD (SDN Simokerto 1, 2, 3 dan 4) ini oleh Dinas Pendidikan Surabaya dijanjikan mendapat dana rehabilitasi lima ruang kelas. Dua diantaranya berada di bagian utara dan tiga lokal lainnya di bagian selatan.

Kepastian rehabilitasi ini sudah dituangkan dalam SK walikota nomor 188.45/153/436.1.2/2013.

Karena sudah pasti, pihak sekolah memutuskan untuk membongkar dulu ruang-ruang kelas yang akan direhab.

"Pembongkaran sudah dilakukan sejak Juli 2013. Dan tak lama setelah itu langsung dibangun," kata salah seorang petugas sekolah saat ditemui SURYA Online di lokasi, Sabtu (13/9/2013).

Namun pembangunan ruang kelas ini berhenti sebelum lebaran karena dana yang dijanjikan belum kunjung turun.

Karena berhenti di tengah jalan, ruang-ruang kelas ini pun tetap mangkrak dan tidak bisa digunakan.

Padahal ruangan ini sangat dibutuhkan untuk proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Menurut petugas yang enggan namanya dikorankan ini, jumlah siswa di SDN Simokerto 1 ada sekitar 1.000. Dengan jumlah tersebut idealnya memiliki 28 ruang kelas. Tetapi kenyataannya baru ada 18 kelas.

Akibatnya, siswa-siswa kelas 3 dan 4 terpaksa dimasukkan siang.

"Harapan kami ya bisa dibangun segera biar belajarnya anak-anak lancar,"kata petugas berkulit sawo matang.

Kepala SDN Simokerto 1 Yatimun hingga berita ini ditulis tidak bisa dikonfirmasi.

Tags
mangkrak
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved