Bima Satria Garuda, Hero Idola Baru dari Indonesia
Untuk action figure-nya, Bima Satria Garuda terbuat dari bahan semi karet.
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA – Usia Qutby Razin mungkin baru dua tahun. Tetapi, mainan robot dan action figure telah menarik perhatiannya.
Warna menyolok dan bentuk desain yang menarik adalah keunggulan action figure.
Belindo Wirabuana (30), ayah Qutby, kali ini memperkenalkannya pada karakter Bima Satria Garuda.
“Dia suka robot karena bisa bergerak dan mainan action figure karena seperti orang. Meskipun usia mainan itu tidak panjang alias diprotoli, tetapi dia tertarik,” ujar Belindo, Senin (19/8/2013).
Belindo sendiri ingin memperkenalkan sebuah karakter yang asli dari Indonesia.
Bima Satria Garuda yang dimaksud adalah karakter di serial film Tokusatsu yaitu jenis film yang mengedepankan efek khusus asal Jepang.
Untuk action figure-nya, Bima Satria Garuda terbuat dari bahan semi karet.
Terdapat dua jenis yaitu warna kuning glitter dan warna sesuai dengan kostum aslinya, merah, hitam, putih, dan kuning keemasan yang dibanderol harga Rp 119.000 per buah.
Selain itu ada pula produk topeng warna kuning keemasan dan sesuai warna kostum karakter asli dengan harga Rp 29.900.
“Topeng paling laris, dalam seminggu terjual hingga 48 buah. Kalau action figure angka penjualannya masih di bawah action figure karakter Marvel,” terang Andreas Adimulyo, Supervisor Toys Kingdom Tunjungan Plaza.
Walaupun alur cerita Bima Satria Garuda sangat Indonesia, semua produk mainannya masih dibuat dari negara lain.
Ya, mainan-mainan yang disebut di atas dibuat oleh Bandai Co., Ltd, sebuah perusahaan pembuat mainan dan video games dari Jepang, dengan pabrikan di China.