Arus Mudik

Pakde Bidik Ribuan Pemudik Gratis

Selain aman dan nyaman karena busnya ber-AC, yang ikut mudik gratis juga diberi takjil untuk berbuka selama di perjalanan,

Penulis: Mujib Anwar | Editor: Adi Agus Santoso

SURYA Online, SURABAYA - Mudik Lebaran 1434 H menjadi daya tarik tersendiri bagi pasangan Cagub-cawagub Jatim untuk bertemu dan menyapa masyarakat. Gubernur Soekarwo misalnya, memanfaatkan waktu untuk memberangkatkan dua gelombang mudik gratis yang jadi program Pemprov Jatim, Senin (5/8/2013).

Mudik gratis gelombang pertama yang diberangkatkan adalah, yang menggunakan kereta api dari Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya. Sedangkan gelombang kedua, pemudik yang menggunakan 71 bus dan berangkat dari depan Kantor Dishub dan LLAJ Jatim, Jalan A Yani, Surabaya.

Ketika melepas mudik gratis kereta, Pakde Karwo yang didampingi Kepala Dishub dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi memberi komando 41 atau perintah pemberangkatan kereta api kepada masinis KA Penataran jurusan Surabaya-Blitar yang berisi 400 pemudik gratis. Sedangkan, ketika melepas 3.884 orang orang pemudik gratis yang naik 71 bus, Pakde Karwo memberi tanda kepada para sopir bus dengan mengibarkan bendera.

Menurut Pakde Karwo, lewat program mudik dan balik gratis tahun 2013 ini, Pemprov Jatim menyediakan 430 armada bus, 5 trainset kereta api, tiga kapal, dan 20 truk pengangkut sepeda motor pemudik. Dari armada yang disiapkan tersebut, bus, kereta api, dan kapal penuh terisi semua. "Hanya truk pengangkut motor pemudik yang sepi pendaftar. Targetnya 500 motor, tapi yang daftar hanya 103 orang," ujarnya, usai memberangkatkan pemudik gratis di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim.

Namun karena program tersebut baru, orang nomor satu di Jatim tersebut tidak mempermasalahkan. Yang penting antusiasme pemudik terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk itu, pihaknya berjanji akan menambah jumlah armada pelayanan mudik gratis. Itu dilakukan sebagai bentuk layanan pemerintah terhadap masyarakat Jatim agar mudik dan balik berjalan dengan aman dan nyaman. "Dengan begitu, keselamatan para pemudik dapat terjadi. Ini sangat penting untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas selama angkutan lebaran," tegas Pakde.

Kepada pemudik, Pakde Karwo berpesan agar berhati-hati selama di perjalanan. "Tolong (sopir) yang perjalanan jauh, kalau ngantuk berhenti. Jaga betul keselamatan pemudik," imbuhnya.

Rusmini, salah satu pemudik gratis dari Banyuwangi mengatakan ia dan keluarganya sangat terbantu, dengan program mudik gratis dari Pemprov Jatim. Sejak 2010 lalu, Rusmini mengaku selalu pulang ke kampung halamannya di Kota Gandrung dengan memanfaatkan program mudik gratis. "Selain aman dan nyaman karena busnya ber-AC, yang ikut mudik gratis juga diberi takjil untuk berbuka selama di perjalanan," tukas ibu dua anak ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved