PPDB Sidoarjo
Siswa Tunggu Detik-detik Akhir Pendaftaran
Siswa Tunggu Detik-detik Akhir Pendaftaran
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Parmin
Jumlah pagu yang disediakan untuk masuk ke SMPN sebanyak 12.564 bangku dan itu terdiri dari 43 SMPN yang tersebar di Sidoarjo (minus SMPN 1 Sidoarjo dan SMPN 1 Sedati dulu RSBI sekarang menjadi SPPSKS). Namun, jumlah lulusan siswa SD/MI yang berkeinginan berebut tiket masuk ke SMPN jumlahnya mencapai 33.345 siswa.
Sementara untuk berebut masuk ke SMAN di Sidoarjo jumlah pagu yang disediakan sebanyak 3.024 bangku. Siswa itu diterima di 9 SMAN yang tersebar di Sidoarjo (minus SMAN 1 Sidoarjo dan SMAN Krian menjadi SPPSKS). Sedang, jumlah lulusan SMP/MTs yang ingin berebut masuk ke SMAN sebanyak 28.538 siswa.
Untuk perebutan di bangku SMPN, jumlah siswa yang tidak diterima di SMPN di seluruh Sidoarjo sekitar 20.781 siswa. Asumsinya, jumlah siswa yang lulus SD/MI sebanyak 33.345 siswa dikurangi dengan jumlah pagu yang ada yakni 12.564. Dari perebutan kursi yang ada, siswa dan wali murid yang ikut mengambil formulir di beberapa sekolah memilih menunggu. Artinya, mereka tidak langsung mengisi formulir dua sekolah yang dipilih lalu diserahkan ke panitia.
“Sampai pukul 10.00 WIB, di SMPN 2 Sidoarjo sudah mencapai 600 formulir yang diambil. Tapi yang dikembalikan sekitar 61 formulir,” ujar Suparman, salah seorang guru yang terlibat dalam panitia PPDB di SMPN 2 Sidoarjo, Rabu (26/6/2013).
Rata-rata siswa dan wali murid yang berani mengisi dan mengembalikan formulir karena sudah percaya karena jumlah Nilai Akhir (NA) untuk masuk ke SMPN 28,90. “Ya mudah-mudahan masuk karena tadi anak saya memilih SMPN 2 dan SMPN 3 Sidoarjo,” terang Hadi asal Sidoarjo.
Sementara itu, untuk siswa SMP yang ingin berebut masuk ke SMAN, jumlah siswa yang tidak diterima mencapai 25.514 siswa. Jumlah ini dari jumlah siswa yang lulus dikurangi jumlah pagu yang ada. Banyaknya siswa yang bakal tidak diterima di SMAN akan memunculkan persaingan yang ketat. Nilai Ujian Nasional (NUN) yang dikantongi siswa akan menentukan pilihan sekolah yang ada.
Kondisi pengambilan formulir secara gratis itu di beberapa sekolah kondisinya masih tidak terlalu ramai. Karena pengambilan formulir itu masih hari pertama. Di SMAN 2 Sidoarjo hingga pukul 11.00 WIB, formulir yang diambil sekitar 650 lebih. Namun formulir yang dikembalikan jumlahnya masih sekitar 70 saja.
“Kemungkinan Jumat dan Sabtu besok, baru ramai karena kondisinya sudah mepet. Karena tanggal 29 adalah hari terakhir pendaftaran PPDB,” tutur salah seorang guru di SMAN 2.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, siswa yang mendaftar ditemani wali murid searching di www.ppdbsidoarjo.net untuk mencari persaingan siswa yang sudah mendaftar. Bahkan wali murid juga mencari di masing-masing sekolah untuk mencari referensi nilai terendah yang diterima di SMPN dan SMAN. Namun pukul 16.00 WIB situs yang disediakan itu tidak bisa dibuka. Disitu muncul tulisan sedang dalam proses maintenance dan konsolidasi data. Silahkan kunjungi beberapa saat lagi.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Sidoarjo, H Mustain Baladan, mengakui jika siswa dan wali murid masih bersifat menunggu dan tidak segera mengembalikan formulir pendaftaran yang diambil. Siswa dan wali murid ingin melihat sejauh mana nilai yang sudah masuk di SMPN dan SMAN yang akan dituju. “Dulu juga begitu, hari pertama siswa yang mengembalikan formulir rata-rata NA dan NUN tinggi. Mungkin mereka sudah percaya jika sudah masuk di SMPN dan SMAN yang dituju,” tuturnya.
Mustain mengingatkan, siswa dan wali murid diimbau agar tidak gegabah dalam mendaftar baik di SMPN maupun SMAN. Siswa harus bisa memilih dan menentukan pilihan pada sekolah yang dianggap tepat dengan nilai yang dikantongi. “Strategi ini bisa menentukan pilihan yang jitu karena mereka bisa mengawasi nilai yang sudah masuk lewat internet,” terangya.