Rabu, 8 April 2026

Lalai Bawa Ijazah, Peserta SBMPTN Terancam Tak Diproses

Kebanyakan mereka beralasan lupa membawa, tertinggal di rumah bahkan hilang dan belum mengurus ke sekolah.

Penulis: Musahadah | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Puluhan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang tidak membawa bukti copy ijazah legalisasi atau surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN), terancam tidak dinilai jawabannya.

Di hari pertama, Selasa (18/6/2013) ada 60 peserta yang tidak membawa copy ijazah dan SKHUN.

Jumlah ini turun mencapai sekitar 20 peserta di hari kedua, Rabu (19/6/2013).

Kebanyakan mereka beralasan lupa membawa, tertinggal di rumah bahkan hilang dan belum mengurus ke sekolah.

Kordinator Pelaksana Ujian Bambang Soemardiono mengatakan para peserta yang tidak membawa kelengkapan ujian ini masih diperbolehkan mengikuti ujian di dalam ruangan.

Baru setelah ujian berakhir mereka diminta melapor ke sekretariat panitia di Gedung Robotika, ITS dengan membawa bukti apapun yang menunjukkan dia memang peserta yang sebenarnya.

Jika sampai hari kedua mereka tetap tidak membawa bukti-bukti tersebut, maka ada kemungkinan hasil ujiannya tidak diproses.

“Untuk menentukan apakah hasilnya diproses atau tidak itu akan diputuskan dalam rapat tim pelaksana. Bisa saja tidak diproses, tergantung dari tim,“ pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved