Besaran UKT di UB dan UM Berbeda
"Masing-masing dekan mengajukan UKT-nya, karena unit cost masing-masing prodi berbeda,
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Adi Agus Santoso
Di UM, pemberlakuan UKT terdiri dari lima kelompok UKT di mana rentang pembayarannya mulai dari Rp 0 – Rp 5,5 juta untuk program studi (prodi) Non-Kependidikan, dan Rp 0 – Rp 5 juta untuk prodi Kependidikan.
Wakil Rektor I UM, Prof Dr Hendyat Sutopo, mengatakan untuk kelompok 1-3 pada semua prodi membayar jumlah UKT yang sama, yaitu Kelompok I Rp 0, kelompok II Rp 1 juta dan kelompok III Rp 3,5 juta.
"Untuk kelompok IV dan V prodi Kependidikan Rp 4,25 juta dan Rp 5 juta. Sedang kelompok IV dan V prodi Non-Kependidikan Rp 4,5 juta dan Rp 5,5 juta," kata Hendyat Selasa (18/6/2013).
Hendyat menjelaskan, ketentuan UKT UM untuk kedua prodi ini telah disahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) setelah melalui keputusan internal UM. “Kami sudah menghitung seluruh biaya kedua prodi tersebut, dan ketemu hasil UKT-nya yang ideal seperti itu," sambungnya.
Hendyat menuturkan, adanya UKT kelompok I yang gratis ini akan dibayarkan oleh mahasiswa yang masuk kelompok IV dan V. "Jadi subsidi silang, agar mahasiswa dari kalangan tidak mampu tetap bisa kuliah," urainya.
Sementara itu, UKT di UB terdiri dari enam kelompok. Kepala Humas UB, Dra Susantinah Rahayu, mengatakan UKT di UB terdiri dari enam kelompok. Untuk kelompok I dan II, lanjut perempuan yang biasa disapa Santi ini, semua prodi di UB menerapkan biaya yang sama, yaitu Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. "Untuk kelompok berikutnya berbeda-beda," imbuh Santi.
Santi menjelaskan, perbedaan UKT di kelompok III-VI di semua prodi UB ini telah melalui pertemuan rektorat hingga ke tingkat dekan. "Masing-masing dekan mengajukan UKT-nya, karena unit cost masing-masing prodi berbeda," ujar Santi.
Santi mencontohkan untuk prodi Pendidikan Kedokteran (PK), UKT-nya berturut-turut kelompok I Rp 500 ribu, kelompok II Rp 1 juta, kelompok III Rp 12.870.000, kelompok IV Rp 17.160, kelompok V Rp 19.305.000, dan kelompok VI Rp 21.450.000. "Tentu total unit cost prodi PK berbeda dengan prodi sastra, misalnya. Makanya UKT di UB berbeda-beda," jelasnya.
Santi menegaskan, meski tidak ada Rp 0, pembayaran UKT di kelompok I pun dirasa masih rasional. "Kalau dirata-rata, sebulan hanya menabung Rp 85 ribu untuk enam bulan ke depan (satu semester). Dan UKT kelompok I dan II berlaku untuk semua prodi, termasuk PK," ungkapnya.
Sementara itu, sebanyak 5.400 calon mahasiswa telah melakukan daftar ulang ke UM dan UB. Dari jumlah itu, sebanyak 1.500 orang mendaftar di UM dan sisanya, 3.900 orang, mendaftar di UB. Namun jumlah itu masih separo dari total calon mahasiswa yang diterima. Baik UM dan UB masih memberikan waktu sampai Rabu (19/6/2013) untuk melakukan registrasi.
Meski begitu, masing-masing calon mahasiswa ini masih belum ditentukan besaran UKT-nya. "Kami masih harus melakukan verifikasi lagi data-data pribadi mereka, termasuk visitasi (kunjungan)," pungkas Santi.