Rabu, 15 April 2026

Pilwali Mojokerto

PNS Jangan Jadi Celeng Boloten

Maraknya fenomena PNS di lingkungan Pemkot Mojokerto yang tak netral mendapat reaksi keras Wali Kota Abdul Gani Soehartono.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, MOJOKERTO - Maraknya fenomena PNS di lingkungan Pemkot Mojokerto yang tak netral mendapat reaksi keras Wali Kota Abdul Gani Soehartono. Apalagi hal ini diketahui saat dirinya mengambil cuti selama dua minggu. Begitu kembali masuk tugas di kantornya Senin (17/6/2013), yang dilakukan pertama kali Gani adalah kembali memberi instruksi khusus.

Gani yang akan habis masa jabatannya  akhir tahun 2013 ini tak ingin anak  buahnya terlibat langsung dalam kegiatan dukung mendukung bakal pasangan calon wali kota. Dia mengaku kaget saat mendengar anak buahnya terlibat dukung-mendukung bakal calon ini.

"Tidak netralnya PNS ini  menjadi perhatian khusus saya," kata Gani saat ditemui usai upacara kirab Adipura tadi pagi.

Wali kota ini menyatakan bahwa dirinya pukul 06.30 sudah berangkat dari rumah demi merespons fenomena PNS di Mojokerto yang tak netral. Apalagi sampai terjadi kubu-kubuan bersama bakal calon wali kota.

"Saya langsung menginstruksikan secara khusus kepada PNS tadi. Sesuai aturan dan korps, PNS harus netral. Jangan lah sampai setor muka atau jual muka kepada calon. Tak usah lah seperti celeng boloten. Apa takut akan kehilangan jabatan," kesal Gani.

Gani menegaskan bahwa tak mungkin pejabat eselon akan dipindah menjadi anggota Satpol. Gani meminta semua anak buahnya bekerja maksimal dan bekerja profesional tanpa terlibat kegiatan dukung mendukung calon. Tak hanya tak netral, PNS juga tak boleh bentrok dengan terjadi kubu-kubuan atau blok-blokan mejelang Pilwali.

Saat ini, Gani memerintahkan kepada BKD untuk menindaklanjuti temuan PNS yang diketahui terlibat dalam kegiatan dukung mendukung calon. Penekanan disiplin PNS harus ditegakkan. "Kita tunggu bukti valid. Selanjutnya kan saya tegur keras," kata Gani.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved