Banjir Kalidawir Rusak Ratusan Hektare Sawah
Menurut Paini, hujan deras memang mengguyur sejak Sabtu malam dan berlanjut Minggu siang.
Penulis: Yuli | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, TULUNGAGUNG- Hujan deras yang mengguyur Tulungagung hingga Minggu (9/6/2013) siang, mengakibatkan kerusakan parah di wilayah setidaknya dua dusun wilayah Kecamatan Kalidawir.
Ratusan hektare sawah masih terendam air hingga Minggu petang. Luapan air dari saluran irigasi juga mengikis tanah sepanjang 12 meter serta merusak akses jalan desa.
Hingga kini, warga Dusun Pojok, Desa Karangtalun dan Dusun Bangunsari, Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir hanya bisa menunggu surutnya banjir.
Mereka juga bergotong royong membersihkan berbagai sampah di sebagian lokasi yang airnya sudah surut. Banjir besar kali ini akibat meluapnya air dari sungai yang melintasi dua dusun tersebut.
"Ini termasuk banjir besar dibanding puncak musim hujan tahun lalu," ujar Sugito, warga tetangga dusun Pojok saat melintasi jalan yang rusak parah.
Menurut Paini, hujan deras memang mengguyur sejak Sabtu malam dan berlanjut Minggu siang. Warga sekitar sebenarnya sudah mengantisipasi luapan air dengan cara membuat tanggul darurat dari pohon pisang tetapi ternyata tetap jebol.
Akhirnya, warga bergotong royong meninggikan tanggul darurat dengan menguruk tanah. "Air langsung tinggi dan deras," katanya.
Sementara, Jauhari, warga Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir yang rumahnya hanya berjarak 2 meter dari sungai, menyatakan, banjir memang datang tiap tahun tetapi kali ini tergolong besar.
Tanah di samping plengsengan sungai terkikis, selanjutnya air merusak akses jalan desa dan menggenani ratusan hekatre sawah di dua dusun.
"Semoga pemerintah bisa membantu mengantisipasi banjir susulan," harapnya. Ia mengakui, aparat pemerintah Kecamatan Kalidawir memang sempat meninjau lokasi banjir. "Tapi belum ada bantuan apapun sampai sekarang," ujarnya.
Pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pemkab Tulungagung belum dapat dikonfirmasi ihwal bencana di wilayahnya karena sedang libur.