Kamis, 9 April 2026

Geliat Proyek Air Minum Umbulan

Tarif Air Umbulan Berdasarkan Tingkat Perekonomian Masyarakat

Tarif yang dikenakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan masyarakat yang tinggal di perumahan elite akan dibuat berbeda.

SURYA Online, SURABAYA - Gubernur Soekarwo mengatakan, tarif air bersih dari mata air Umbulan nanti tidak akan diberlakukan sama.

Tarif yang dikenakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan masyarakat yang tinggal di perumahan elite akan dibuat berbeda.

Demikian juga dengan tarif untuk kalangan industri atau perusahaan.

“Jadi harganya tidak dipatok sama. Mereka yang masuk MBR tarifnya lebih rendah, sedangkan untuk pabrik lebih mahal. Prinsip dasar yang diugemi adalah, bagaimana agar tarif kepada masyarakat dan MBR dipatok rendah,” ujarnya, kepada SURYA, Rabu (29/5/2013).

Seperti diberitakan Surya, Selasa (28/5), air bersih yang dihasilkan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, Pasuruan senilai Rp 2,2 triliun terancam tidak terbeli maksimal.

Itu karena harga air Umbulan yang ditetapkan pemerintah dinilai masih terlalu mahal. (uji/idl/ab/tribunnews)

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved